Pemerintah Kaji Penggantian Hari Libur Nasional saat Lebaran 2020, Minta Warga Tidak Mudik

Presiden Jokowi saat ini tengah mengkaji kebijakan penggantian hari libur nasional untuk antasipasi masyarakat mudik demi mencegah penyebaran corona

Instagram/Jokowi
Presiden Jokowi memberikan jamu racikannya kepada tiga pasien virus corona yang sembuh. Foto ini digunakan untuk Ilustrasi artikel dengan judul Antisipasi Warga Mudik, Pemerintah akan Kaji Penggantian Hari Libur Nasional 

Suryamalang.com, Malang - Presiden Jokowi saat ini tengah mengkaji kebijakan penggantian hari libur nasional untuk antasipasi warga yang mudik ke kampung halaman.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona yang menyerang Indonesia saat ini.

Berkaca dari pengalaman yang terjadi di China saat pertama kali mengalami wabah virus corona.

Penyebaran virus corona menjadi meluas akibat warga di china sedang melakukan mudik saat perayaan imlek.

Oleh karena itu Pemerintah Pusat akan mengkaji kebijakan pengganti hari libur nasional, untuk meredam penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Kebijakan penggantian hari libur nasional ini diusulkan Jokowi untuk menenangkan masyarakat yang berpotensi tak bisa mudik di tengah wabah Covid-19.

"Saya melihat ini untuk mudik ini dalam rangka menenangkan masyarakat. Mungkin alternatif mengganti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya. Ini mungkin bisa dibicarakan," ujar Jokowi Artikel Kompas.com: "Jokowi Akan Ganti Libur Nasional Lebaran agar Warga Tetap Bisa Mudik", 

Pemerintah juga mengusulkan nantinya pada hari libur pengganti mudik akan menyediakan fasilitas dan infrastruktur khusus mudik sebagaimana dilaksanakan di kala mudik Lebaran.

Presiden juga akan menghimbau pemerintah daerah bisa menggratiskan tempat-tempat wisata milik mereka agar ramai dikunjungi masyarakat.

"Saya kira kalau skenario-skenario tersebut dilakukan kita bisa memberikan sedikit ketenangan pada masyarakat," lanjut Jokowi.

Halaman
123
Penulis: Farid Farid
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved