Imbas Corona Penjualan Sepeda Motor Baru dan Bekas Alami Penurunan Drastis
Dampak Virus Corona juga berimbas di sektor industri motor yang mengalami penurunan drastis akibbat pandemi corona yang melanda indonesia
Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
“Kalau sebelum adanya kejadian ini rata-rata dalam sebulan tempat kami mampu menjual 30 motor, tetapi sekarang paling hanya 15 motor. Jadi menurun hingga 50 persennya,” ucapnya.
Nugroho juga mengatakan, disaat penjualan tengah sepi justru banyak yang menjual kendaraan ke tempatnya. “Kalau barangnya masuk ya saya terima, tetapi kalau tidak ya tidak saya terima. Barang di tempat saya juga masih banyak soalnya,” ujarnya.
Informasi yang sama juga diungkapkan oleh pemilik showroom Mokas Gilang Motor, I Wayan Suryanata.
penjualan Mokas mengalami penurunan yang sangat besar. Bahkan dalam satu pekan terakhir belum ada transaksi penjualan di tempatnya.
“Biasanya setiap hari ada penjualan, tetapi seminggu terakhir ini belum ada sama sekali. Menurunnya sangat drastis,” kata Wayan.
Penurunan penjualan ini sudah dirasakan sejak beberapa hari yang lalu atau sejak mulai ramainya virus corona.
“ Dalam sebulan biasanya, Wayan mampu menjual antara 25 hingga 30 unit sepeda motor. Tetapi, semenjak adanya imbauan dari pemerintah agar mengurangi aktivitas di luar rumah, penjualan langsung sepi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sepeda-motor-bekas-showroom.jpg)