Virus Corona di Surabaya

Pemkot Surabaya Nekat Tetap Produksi, Bagikan dan Gunakan Bilik Sterilisasi Corona, Begini Alasannya

Pemkot Surabaya memastikan bakal terus menggunakan bilik sterilisasi dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Produksi bilik sterilisasi pencegahan virus corona di areal Balai Kota Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYAPemkot Surabaya tetap membagikan dan gunakan bilik sterilisasi meski Kementerian Kesehatan RI telah memberi imbauan terkait penggunaan bilik sterilisasi sebagai salah satu sarana mencegah penyebaran virus corona.

Hingga saat ini, produksi bilik itu masih terus dilakukan Pemkot Surabaya.

Areal Balai Kota yang menjadi tempat produksi pun masih dipenuhi oleh alat untuk membuat bilik sterilisasi.

Antisipasi Corona, Pemkot dan Polresta Malang Kota akan Bentuk Layanan Panggilan Darurat 112

Reaksi Sutiaji saat Dapat Bantuan APD-Hand Sanitizer dari Indomaret, Inez Cosmetics, & UMMA Petshop

Gandeng UB, Wali Kota Malang Sutiaji Sedang Susun Draft PSBB untuk Diajukan ke Gubernur Khofifah

Pemkot Surabaya memastikan bakal terus menggunakan bilik sterilisasi dalam kaitannya dengan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Hanya saja Pemkot bakal melakukan evaluasi terkait fasilitas yang banyak disebar ini.

Terkait adanya imbauan dri Kemenkes, pihak Pemkot Surabaya menyatakan telah memahaminya.

"Karena itu imbauan jadi kami menghormati, tapi Pemerintah Kota sementara masih melaksanakan," kata Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser, Senin (6/4/2020).

Menurut Fikser, sebelum pihaknya memutuskan menggunakan bilik ini, telah dilakukan kajian dan berkonsultasi dengan pakar dan ahli di bidangnya.

Konsultasi itu termasuk berapa kadar cairan yang digunakan sehingga tetap aman.

Dia tak memungkiri, penggunaan bilik ini memang tidak dapat membunuh virus di dalam tubuh, melainkan melemahkan bahkan mematikan virus yang berada di luar tubuh seperti menempel di baju.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved