Breaking News:

Virus Corona di Malang

Desa Harus Siapkan Safe House, Forkopimda Kabupaten Malang Ingatkan Bahaya Wabah Virus Corona

Bupati Malang Muhammad Sanusi meminta setiap jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) di wilayahnya menyiapkan safe house.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengenakan masker medis, Senin (13/4/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang meminta masyarakat di wilayahnya tak anggap remeh wabah virus corona.

Dandim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad menerangkan, partisipasi masyarakat mematuhi peraturan pemerintah terkait tindakan pencegahan Covid-19, adalah kunci utama memutus mata rantai penyebaran virus.

Ferry mengungkapkan, tak sedikit masyarakat yang masih memandang remeh adanya wabah penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu.

Dosen Universitas Negeri Malang (UM) Positif Covid-19, Satgas : Tertular dari Klaster Asrama Haji

Muncul Klaster Baru Penularan Virus Corona di Kabupaten Kediri, Sudah 12 Orang Positif Covid-19

BREAKING NEWS : Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria Mungundurkan Diri Dari Jabatannya

“Kami himbau jangan ada stigma negatif. Kalau diam dirumah nggak apa-apa, nah kalau keluyuran? Tetaplah diam di rumah, bantu pemerintah. Yang terdata itu kan orang yang memeriksakan diri,” beber Ferry saat hadiri rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Pendapa Panji, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (13/4/2020).

Sementara itu, Bupati Malang Muhammad Sanusi meminta setiap jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) di wilayahnya menyiapkan safe house.

Gunanya, untuk menampung para pendatang yang baru tiba dari kawasan zona merah Covid-19 di Jawa Timur atau provinsi lain.

Safe house diperuntukkan bagi warga yang yang tidak menampakkan gejala Covid-19. Namun, bila sudah merasa ada gejala bisa minta dilarikan ke rumah sakit.

Apabila benar-benar jadi diterapkan, safe house diawasi oleh lima orang petugas. Mereka dari dari unsur tenaga kesehatan, pemerintah desa, TNI dan Polri.

"Para pendatang harus diisolasi selama 14 hari di safe house tersebut,” ujar Sanusi.

Sanusi mewajibkan pemerintah desa di Kabupaten Malang menyediakan safe house.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved