Berita Jember Hari Ini
Pesta Miras Berujung Pembacokan dan Perampokan Motor di Jember, Satu Pelajar Tewas
Peristiwa pesta miras berujung pembacokan itu terjadi di Lapangan Gadungan Desa Kasiyan Kecamatan Puger Jember, Minggu (12/4/2020) malam.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, JEMBER - Pesta minuman keras (Miras) yang berujung pada pembacokan yang menewaskan seorang pelajar terjadi di Jember, Minggu (12/4/2020) .
Peristiwa maut itu terjadi di Lapangan Gadungan Desa Kasiyan Kecamatan Puger, Minggu (12/4/2020) malam.
Satu orang tewas dalam peristiwa itu, dan satu orang mengalami luka berat sehingga dirawat di RSD dr Soebandi Jember.
• Polisi Lindungi 3 Bocah Korban Pencabulan di Kota Malang, Ada Pendampingan Psikologis Oleh Unit PPA
• Video Viral Pencurian Motor Surabaya Ini Sudah Dibagikan 85 Kali, Maling Motor Hanya Butuh 10 Detik
• Identitas 3 Jambret yang Bikin Resah Warga Surabaya, Pernah Bikin Korban Terjatuh dan Tewas
Bukan hanya menelan korban jiwa, peristiwa penganiayaan berat menggunakan senjata tajam oleh sekelompok orang itu juga menjadi peristiwa perampokan dengan digondolnya satu motor.
Warga yang tewas bernama Rifan Sugiarto (18), seorang pelajar asal Desa Kasiyan, dan tetangganya Dedi Setiawan (20) mengalami luka robek di punggung dan lengan.
Keduanya sempat dilarikan di fasilitas kesehatan di Kecamatan Puger.
Namun Rifan meninggal dalam upaya penyelamatan, sedangkan Dedi yang mengalami luka parah akhirnya dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 Wib.
Rifan bersama Dedi, dan sembilan orang sedang minum-minuman keras di Lapangan Gadungan.
Kemudian datang enam orang mengendarai dua sepeda motor.
Salah satunya meminjam korek kepada kelompok Rifan dan Dedi. Salah satu dari enam orang itu membawa sebilah celurit.
Tiba-tiba, dia menyabetkan celurit tersebut ke arah kelompok pemuda yang sedang minum-minuman keras tersebut.
Sabetan celurit itu mengenai Rifan dan Dedi.
Melihat ada pembacokan, mereka yang tidak terkena sabetan memilih kabur. Salah satu pelaku kemudian membawa kabur sebuah sepeda motor.
Sepeda motor itu diketahui milik Imam Farizi, seorang pemuda yang berada di kelompok Rifan dan Dedi.