Breaking News:

Berita Madiun

Setelah Aksi Bagi-Bagi Ayam di Madiun, Kementan akan Beli Ayam Peternak. Rencananya Harga Sesuai HPP

Kementan berencana membeli ayam milik para peternak mandiri Pulau Jawa sesuai dengan HPP

rahadian bagus/suryamalang.com
Perwakilan dari Kementan dan Dinas Peternakan Provinsi Jatim menemui peternak ayam di Kabupaten Madiun, Sabtu (19/4/2020) malam. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan akan membeli ayam milik para peternak mandiri di Pulau Jawa melalui PT Berdikari milik BUMN dan PPI

Ini dilakukan setelah para peternak menjual murah, bahkan peternak ayam di Kabupaten Madiun membagi-bagikan ayam mereka. 

"Pemerintah telah melakukan stimulus keuangan terhadap produk pertanian, di antaranya ayam, jadi akan dibeli 12 juta ekor ayam, yang merupakan 20 persen dari potensi ayam yang ada di Pulau Jawa dari peternak mandiri," kata Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen PKH Kementan, Sugiono, melalui sambungan video call pada, Sabtu (18/4/2020) kemarin sore.

Ia menuturkan saat ini pihak Kementan akan berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten di seluruh Pulau Jawa untuk melakukan pendataan peternak mandiri di masing-masing daerah.

Sedangkan untuk harga beli, akan disesuaikan dengan HPP, yakni sekitar Rp 17.500, namun hal ini masih akan dibahas lebih lanjut lagi di tingkat pusat.

"Harganya sesuai dengan HPP, sekitar Rp 17.500, tapi nanti akan dibicarakan lagi," imbuhnya.

Pada Sabtu (18/4/2020) sore, sejumlah perwakilan dari Ditjen PKH Kementan, di antaranya Humas Ditjen PKH Kementan Pebi Purwo Suseno, dan Pengawas Bibit Ternak Ditjen PKH Kementan, Beni Hermawan, serta perwakilan dari Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Peternakan Provinsi Jatim, Kusdiyarto datang ke Kabupaten Madiun.

Sebelum menemui pemilik ternak mandiri di Kabupaten Madiun, rombongan ditemui oleh Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Estu Dwi Waluyani, di kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Peternakan Provinsi Jatim, Kusdiyarto, mengatakan pihaknya akan segera melakukan pendataan jumlah peternak mandiri di wilayah Jatim dan melaporkan hasilnya ke pusat.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pusat, seperti sudah dijelaskan tadi, bahwa pemerintah membuat regulasi untuk menyerap produk ayam potong milik petani mandiri, secara nasional. Bukan untuk Madiun saja, tetapi juga daerah lain, akan kami lakukan pendataan dan kami laporkan secepatnya," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved