Berita Arema Hari Ini
Arema dan Asal Mula Julukan Singo Edan, Bermula dari Diskusi Iseng dan Tukar Pikiran Liar
Nama Arema dan Singo Edan saling terkait. Singo Edan adalah julukan untuk klub asal Malang tersebut.
Nunun tidak menyebut kapan kejadiannya, tetapi yang jelas dia bercerita tercetus Singo Edan saat perjalanan ke Stadion Brantas, Kota Batu.
"Iya, ceritanya para wartawan senior saat itu bersama Sam Ikul satu mobil perjalanan ke Stadion Brantas Batu, ada pertandingan karena Stadion Gajayana direnovasi," kata Nunun kepada Kompas.com.
Sam Ikul berangkat bersama satu mobil dengan awak media yang akan meliput pertandingan.
Karena hubungan kedua belah pihak yang terbilang cukup dekat, di situlah tercetusnya julukan Singo Edan.
Pada waktu itu, Arema masih belum memiliki julukan.
Berawal dari pertanyaan iseng Sam Ikul dan awak media terlibat diskusi ringan mengenai julukan yang cocok untuk Arema.
Kata 'Singo' sudah muncul terlebih dahulu.
Singo atau Singa dikenal sebagai raja hutan yang merepresentasikan kegagahan, keperkasaan, dan karisma klub Arema.
Kata Singo ini terinspirasi dari zodiak Leo milik Arema yang lahir pada Agustus, inspirasi yang sama saat Arema membuat logo.
Karena diskusi ini berawal dari keisengan, tukar pikiran pun semakin liar.
Para awak media memberikan usulan-usulan gila layaknya segerombolan anak muda yang tengah melepas rindu dengan teman sejawat di warung kopi.
Dari usulan-usulan slengean tersebut, kemudian mucul kata Edan sebagai akhirnya.
Bagi orang Jawa sendiri, Edan sendiri memiliki makna negatif.
Namun, julukan Singo Edan yang spontan diucapkan tersebut seperti menemukan jalannya sendiri dan tanpa pikir panjang disepakati bersama diiringi gelak tawa kegembiraan.
Sejak saat itu, julukan Singo Edan digunakan oleh Arema.
Julukan yang merepresentasikan bagaimana Arema berdiri gagah melawan semua rintangan yang menghadang tanpa batasan logika.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menyelisik Julukan Singo Edan yang Menjadi Identitas Arema..., https://bola.kompas.com/read/2020/04/20/09300088/menyelisik-julukan-singo-edan-yang-menjadi-identitas-arema-?page=all#page2