Rabu, 22 April 2026

Virus Corona di Malang

Bupati Malang Sanusi : Ada Hikmah Di Balik Wabah Virus Corona Jelang Bulan Ramadan

Sanusi menilai penerapan work from home (WFH) di tengah pagebluk adalah kesempatan menguatkan harmonisasi dalam keluarga.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Aktivitas Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayahnya 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi menilai ada secercah hikmah dari pandemi Covid-19 yang sedang melanda jelang datangnya bulan Ramadhan.

Kader Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang ini menerangkan, sekarang adalah momentum tepat bagi umat untuk selalu menjalankan perintah agama dan menjauhi larangannya.

"Ada hikmahnya. Secara agama itu (wabah virus Corona) adalah peringatan agar selalu berhati-hati dan tetap menjalankan ajaran yang diperintah oleh agama dan menjauhi larangan-larangannya," beber Sanusi saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, ada hikmah lain yang tertuang saat wabah virus corona.

Menurutnya hikmah tersebut bisa memperkuat solidaritas warga Kabupaten Malang.

"Secara sosial hikmahnya masyarakat semakin gotong royong, akan semakin baik saling membantu satu sama lain," ujar pria yang dipastikan kembali mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Malang itu.

Sanusi menilai penerapan work from home (WFH) di tengah pagebluk adalah kesempatan menguatkan harmonisasi dalam keluarga.

Kesempatan waktu bertemu yang banyak, menurutnya membuat keluarga semakin solid.

"Hikmah bekerja di rumah itu work from home bisa dekat dengan keluarga. Bisa berkumpul dan harus disyukuri karena jika ada aktifitas padat biasanya jarang berkumpul," ungkap suami dari Anis Zaidah ini.

Sanusi menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang selalu hadir dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Terbaru, pemerintahan yang telah dipimpinnya telah memenuhi janji membagikan sembako beras bagi 525 ribu di Kabupaten Malang.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu yang terdampak wabah virus corona.

Biayanya menelan anggaran Rp 22 miliar sumbernya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Ratusan kepala keluarga terdapat sejatinya akan mendapat bantuan masing-masing 10 kilogram beras dan satu kilogram telur ayam.

Penyaluran bantuan sosial itu pun dilakukan secara bertahap. Hari ini dibagikan terlebih dahulu 10 kilogram beras. Sedangkan bantuan 1 kilogram telur ayam menyusul.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved