Berita Malang Hari Ini 26 April 2020 Populer: Penangkapan 3 Mahasiswa & Tenaga Medis Positif Corona
Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini, Minggu 26 April 2020 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini Minggu 26 April 2020 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Berita Malang hari Ini mencakup tentang fakta baru penangkapan tiga mahasiswa oleh Polresta Malang Kota.
Selain itu ada juga kabar tentang 2 tenaga medis positif virus corona atau Covid-19 di Malang.
Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini dari liputan langsung wartawan di lapangan.
1. Fakta Baru Penangkapan 3 Mahasiswa oleh Polresta Kota Malang, Surat Penangkapan Tidak Ditunjukkan
Penangkapan tiga mahasiswa kota Malang oleh Polresta Malang Kota kian menimbulkan tanda tanya besar.
Mahasiswa yang ditangkap karena kasus anarko itu adalah aktivis aksi Kamisan di kota Malang.
Kejadian penangkapan mahasiswa aktivis itu mulai memunculkan tanda tanya ketika kuasa hukum mereka dipersulit untuk mendapatkan BAP.
Bukan itu saja, terungkap juga penangkapan tiga mahasiswa ini juga tidak prosedural.
Orang tua SR (salah satu mahasiswa yang ditangkap), Samuji mengaku polisi tidak dapat menunjukkan surat penangkapan saat mendatangi rumahnya pada 20 April 2020 pukul 04.30 WIB.
SR adalah salah seorang aktivis Aksi Kamisan yang dicokok oleh Polresta Malang Kota karena dituduh melakukan vandalisme berkedok Anarko.
“Waktu itu pukul 04.30 WIB semua masih tidur. Ada lima orang datang bilang dari Polresta dan membawa SR,” ucap Samuji, Sabtu (25/4/2020).
Lima orang itu, kata Samuji, berpakaian preman dan membawa sebuah map. Namun, isi map tidak diperlihatkan kepada keluarga saat SR dibawa paksa.
“Tanpa seragam. Map sih bawa tapi kami ndak tahu apa isinya,” ceritanya.
Saat penangkapan, seorang dari polisi masuk ke dalam rumah untuk mencari barang bukti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-malang-hari-ini-26-april-2020-populer-penangkapan-3-mahasiswa-tenaga-medis-positif-corona.jpg)