Breaking News:

Virus Corona di Malang

Skema Penganggaran Dana Jika PSBB Kabupaten Malang Diterapkan, Bappeda : Bakal Berat

Rasionalisasi untuk kegiatan penanggulangan Covid-19 adalah sebesar Rp 100 miliar. Juga disokong oleh dana dana belanja tidak terduga sebesar Rp 96 M

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah layak diterapkan di wilayahnya.

Namun, penerapan PSBB juga harus dipersiapkan secara matang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto menerangkan, akan ada konsekuensi yang diterima terkait skema penganggaran.

Pemkab Malang Akhirnya Berminat Ajukan PSBB, Bupati Ungkap Kesiapan Serta Alasannya

Pihaknya memang sebelumnya telah menyiapkan mekanisme pemenuhan anggaran guna keperluan pencegahan Covid-19.

Tapi, pada saat itu belum memikirkan kebutuhan jika diterapkan PSBB.

Rasionalisasi untuk kegiatan penanggulangan Covid-19 adalah sebesar Rp 100 miliar. Juga disokong oleh dana  dana belanja tidak terduga sebesar Rp 96 miliar.

"Gambaran rasionalisasinya  yang kami hitung konsepnya yang Rp 100 miliar itu, tapi itu bukan untuk PSBB konsep awalnya," terang Tomie ketik dikonfirmasi, Senin (27/4/2020).

Tomie memprediksi adanya konsekuensi yang akan timbul saat PSBB terkait penggunaan anggaran.

"Anggaran bisa cukup atau bisa juga tidak cukup, tapi kalau untuk PSBB bakal berat," tutur pria yang juga menjabat Wakil Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang itu. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved