Breaking News:

Kisah Nabi Muhammad SAW

Sejarah Bangunkan Orang untuk Sahur Mulai Zaman Rasulullah sampai Sekarang, Bermula dari 2 Kali Azan

Saat Ramadan tiba, muncul trandisi membangunkan orang-orang untuk sahur.

Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Saat Ramadan tiba, muncul trandisi membangunkan orang-orang untuk sahur.

Sahur merupakan sunnah sebelum menjalankan puasa.

Saat ini membangunkan orang agar sahur tidak hanya dilakukan dari masjid atau musala.

Banyak kreativitas warga untuk membangunkan orang-orang agar sahur, seperti patrol atau keliling sambil membawa alat tertentu.

Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Ahmad Rahmatullah mengatakan kebiasaan membangunkan untuk sahur (tashir) ada sejak zaman Nabi Muhammad Saw.

Kala itu ada kebiasaan mengumandangkan azan dua kali saat menjelang subuh dan saat subuh.

Bilal bin Rabah mengumandangkan azan pertama atau menjelang subuh.

Sedangkan Abdullah ibn Ummi Maktum mengumankan azan kedua saat subuh.

"Awalnya orang-orang bingung. Lalu Rasulullah bersabda bahwa azan Bilal adalah menandakan sahur. Sedangkan azan kedua adalah azan dari Abdullah ibn Ummi Maktum yang menandakan sudah mulai berpuasa," ujar Rahmatullah kepada SURYAMALANG.COM, Rabu, (29/4/2020).

Hal ini menjadi landasan sebagian ulama untuk budaya tashir atau membangunkan orang untuk sahur.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved