Ramadhan 2020
Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Jakarta Senin 18 Mei 2020 & Video Tausiyah Berkah Dr Zainuddin
Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Jakarta Senin 18 Mei 2020 & Video Tausiyah Berkah Dr Zainuddin serta tata cara solat lailatul qadar
Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
Tausiyah Berkah Ramadhan oleh Ustadz Dr Zainuddin Hakikat Lailatul Qadar
Menurut Ustadz Dr Zainuddin hakikat malam lailatul qadar adalah malam yang sangat istimewa hanya turun saat bulan Ramadhan.
Malam Qadar adalah malam yang dimuliakan oleh Allah SWT yang tidak dilepas dari waktu Nuzulul Quran atau pertama turun ayat Al Quran.
Waktu Malam lailatul qadar datang di sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan atau diantara waktu saat ini 25 Ramadhan 1441 H.
Adapun tanda-tanda malam lailatul qadar diantaranya adalah
- Matahari tidak bersinar dengan terik pada siang harinya dan udara terasa sejuk
- Angin berhembus pelan dan membawa kesejukan pada umat manusia
- Tidak ada hujan pada malam tersebut
- Suasana malam sangat hening bahkan tidak ada anjing yang menggonggong atau binatang yang bersuara
- Udara malam terasa sejuk tidak panas maupun dingin.
Saat Malam Lailatul Qadar diharapkan banyak amalan sunnah mulai dzikir, membaca al Quran dan Sholat Lailatul Qadar, serta meminta ampunan kepada Allah SWT.
Tata Cara Melaksanakan Shalat lailatul qadar
1. Membaca niat
Adapun niat shalat lailatul qadar adalah sebagai berikut
“Ushalli Sunnata lailatil Qadri Arba’arakaatin Lillahi Ta’aalaa”
2. Takbiratul ikhram
Sama seperti shalat lainnya, shalat lailatul qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikram dengan membaca kalimat takbir yaitu
“”Alloohhu Akbar”
3. Membaca surat Al fatihan dan surat pendek
Membaca Alfatihan pada rakaat 1 hingga rakaat keempat dan kemudian membaca surat At Takasur, Al Qadr, al ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya.