Breaking News:

Kesehatan

Hydroxychloroquine Diklaim Bisa Sembuhkan Covid-19, Donald Trump Mengonsumsinya, Tapi Ada Efeknya

Hydroxychloroquine Diklaim Bisa Sembuhkan Covid-19, Donald Trump Mengonsumsinya, Tapi Ada Efeknya

Sonis Photography
Hydroxychloroquine 

Akibatnya, pasien mengalami pembengkakan dan rasa sakit di persendian.

Penggunaan Hydroxychloroquine pada pasien autoimun tersebut dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, Hydroxychloroquine juga pernah digunakan untuk mengatasi malaria.

Namun, Nissen mengatakan obat tersebut tak lagi digunakan karena sudah ada obat yang memberi manfaat kebih baik dengan efek samping yang lebih ringan.

Menurut Duggal, penggunaan Hydroxychloroquine bisa menimbulkan berbagai efek samping, seperti gejala gastrointestinal dan risiko interaksi negatif dengan resep lain yang mungkin digunakan oleh pasien.

"Efek samping yang paling ditakuti adalah gangguan irama jantung yang disebut takikardia ventrikel," ucap Duggal.

Takikardia ventrikel bisa membuat jantung pasien berdetak sangat cepat sehingga tekanan darah turun.

Akibatnya, jantung tidak dapat memompa oksigen yang cukup ke setiap bagian tubuh.

"Kondisi tersebut membuat ritme jantung kacau dan sangat sulit diobati," tambah Duggal.

Karena efek samping itulah, pasien radang sendi harus mendapatkan pengawasan ketat ketika mengonsumsi obat tersebut.

Halaman
123
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved