PSBB di Malang Raya

PSBB Kota Batu Diklaim Aman Tapi Warga Kurang Disiplin, Tanpa Masker dan Kerumunan Banyak Ditemui

Masih ada kerumunan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran terutama di pasar maupun toko.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, M Chori 

SURYAMALANG.COM, BATU – Pemerintah Kota Batu mengklaim Pembatasan Sosiali Berskala Besar (PSBB) berjalan aman dan terkendali.

Meski begitu, Pemerintah Kota Batu juga memiliki beberapa catatan selama berlangsungnya PSBB sejak 17 Mei 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, M Chori menjelaskan, beberapa catatan yang menjadi perhatian Pemkot Batu terdiri atas masih adanya arus pergerakan orang luar masuk ke Kota Batu tanpa tujuan yang jelas.

Chori juga menyebetukan masih dijumpai masyarakat yang keluar rumah tidak memakai masker meskipun jumlahnya sudah berkurang.

Poin berikutnya yakni masih ada pelaku usaha yang belum mematuhi dan atau mengetahui ketentuan jam buka operasional.

Masih adanya kerumunan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran terutama di pasar maupun toko.

“Perlu adanya percepatan penyaluran bantuan sosial dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Juga perlu dilakukan disenfeksi terutama pada wilayah yang berpotensi sebagai persebaran Covid-19 misalnya pasar atau fasilitas umum lainnya,” imbuh Chori, Jumat (22/5/2020).

Chori mengatakan, perlu adanya sosialisasi yang lebih masif dengan menggunakan media yang ada dan melibatkan semua komponen masyarakat.

Tujuannya supaya masyarakat memiliki pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dan mematuhi ketentuan Perwali tentang PSBB dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

“Perlu dilakukan tes cepat massal juga pada kelompok masyarakat atau klaster tertentu yang dinilai berpotensi sebagai persebaran Covid-19,” terangnya.

Hingga hari ketujuh PSBB, secara keseluruhan data terkonfirmasi dari pos pantau ada 800 kendaraan roda dua atau empat yang putar balik.

Pantauan SURYAMALANG.COM di seputaran wilayah Batu, menjelang akhir pekan jumlah pengendara pada pagi hingga siang hari menurun drastis dibanding hari-hari biasa.

Namun ketika sore hari, jumlah kendaraan terpantau banyak lalu lalang di jalanan. Sebagian dari pengendara memburu makanan untuk kebutuhan berbuka.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved