Breaking News:

PPDB Kota Malang

Aneh, Tidak Lolos PPDB Jalur Zonasi Kota Malang SDN Merjosari 5 Padahal Rumah di Belakang Sekolah

Salah satu warga kota Malang jadi 'korban' PPDB jalur zonasi SDN karena tidak diterima di sekolah yang letaknya di belakang rumahnya.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Tampak luar SDN Merjosari 5 Kota Malang, Selasa (9/6/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Keanehan didapati di PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) jalur zonasi untuk masuk SDN  Kota Malang seiring dengan pengumuman penerimaan, Selasa (9/6/2020).

Salah satu warga kota Malang jadi 'korban' PPDB jalur zonasi SDN karena tidak diterima di sekolah yang letaknya di belakang rumahnya.

 Adalah Abdul Aziz, warga Perumahan Joyo Land Town House Kav A-05 Malang yang jadi 'korban' PPDB jalur zonasi ini.

Sebab anaknya Zakiya Salima Aziz yang berusia 6 tahun 5 bulan gagal diterima meski rumahnya dekat, yaitu 59 meter dari SDN Merjosari 5.

"Anak saya rumahnya terdekat pertama di SDN itu. Tapi yang diterima malah di atas 200 meter," jelas Aziz ketika dikonfirmasi suryamalang.com, Selasa (9/6/2020).

Momen pengumuman hasil seleksi zonasi jadi bisa diketahui siapa saja yang diterima di jalur itu.

"Ini bukan soal usia. Kalau zonasi itu kan berdasar koordinat rumah-sekolah. Dari jarak sudah dekat tapi tidak bisa sekolah disana," tutur pria ini.

Bahkan sebenarnya secara geografis jarak rumah mereka hanya berjarak satu meter dari belakang tembok sekolah.

Tapi jarak sekolah ke rumah mereka yang muncul di google maps adalah 59 meter.

Aziz mendaftarkan anaknya pada 3 Juni 2020. Namun sejak lima hari lalu sudah tergeser.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved