Breaking News:

Virus Corona di Jember

Ribuan Tenaga Kerja Jember Dirumahkan dan Mengalami PHK karena Pandemi Covid-19

Ribuan pekerja yang menjadi korban PHK dan dirumahkan itu tersebar di 31 kecamatan, atau ada di semua kecamatan di Kabupaten Jember

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Bupati Jember Faida melepas satuan tugas yang membagikan bantuan stimulan kepada pekerja yang terkena PHK, dan dirumahkan akibat pandemi Corona, Rabu (10/6/2020) 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Sebanyak 1.014 orang pekerja di Kabupaten Jember mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), dan dirumahkan.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Jember, ribuan pekerja yang menjadi korban PHK dan dirumahkan itu tersebar di 31 kecamatan, atau ada di semua kecamatan di Kabupaten Jember.

Perumahan pekerja, dan PHK untuk pekerja ini merupakan dampak terjadinya pandemi Corona.

Pekerja yang terdampak paling banyak berasal dari Kecamatan Kaliwates (177 orang), dan Kecamatan Sumbersari (126 orang). Ketiga di Kecamatan Ambulu mencapai 93 orang.

Terbanyak keempat ada di Kecamatan Patrang mencapai 87 orang.

Kecamatan Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang adalah tiga kecamatan beradministrasi kota di Kabupaten Jember.

Kepala Disnaker Jember Bambang Edy Santoso mengatakan, dari 1.014 orang itu lebih banyak yang dirumahkan, daripada di PHK.

"90 persen dirumahkan. Sisanya PHK. Dirumahkan itu istirahat sementara selama Covid-19. Mudah-mudahan yang dirumahkan ini dapat bekerja kembali," ujar Bambang, Rabu (10/6/2020).

Mereka yang mengalami PHK berjumlah 59 orang. Menurut Bambang, pekerja yang dirumahkan maupun diputuskan hubungan kerjanya, paling banyak dari sektor pariwisata.

"Sektor pariwisata yang paling banyak," imbuhnya. Sisanya beragam, seperti sektor industri padat karya, juga percetakan.

Bambang menambahkan, pekerja yang terdampak Covid-19 tersebut diberi bantuan oleh Pemkab Jember.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600.000 per orang. Bantuan diberikan untuk satu bulan, juga ada yang dua bulan.

Bantuan uang tunai bagi pekerja yang menjadi korban PHK dan dirumahkan itu mulai disalurkan, Rabu (10/6/2020).

Penyaluran dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) penyaluran bantuan untuk tenaga kerja. Satgas Naker ini dilepas oleh Bupati Jember Faida, Rabu (10/6/2020).

"Bantuannya uang saja karena terdampak ekonomi," pungkas Bambang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved