Berita Malang Hari Ini
Berita Malang Hari Ini 14 Juni 2020 Populer: Putusan Sutiaji & KA Malang - Jember Kembali Beroperasi
Simak berita Malang hari ini 14 Juni 2020 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Selain itu, rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan empat Pemerintah Daerah yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang dan Lumajang.
“Ditambah Gugus Tugas Covid-19 juga sangat penting dan menjadi perhatian kami berkaitan dengan protokol dan komitmen semua pihak,” tandasnya.
Sebagai informasi, penutupan kawasan TNBTS untuk kegiatan wisata mengacu kepada surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tertanggal 15 Maret.
Selain itu, juga sesuai dengan edaran Bupati Probolinggo dan Lumajang tertanggal 16 Maret yang memerintahkan agar kawasan wisata di dua kabupaten itu ditutup.
Kepala TNBTS pada waktu itu, John Kennedie mengatakan penutupan sementara ini akan terus dievaluasi dengan memperhatikan kebijakan dari Kementerian KLHK dan pemerintah daerah.
“Masyarakat diminta tenang, tidak panik,” ucap John.
4. Polresta Malang Kota kukuhkan kampung RW 3, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menjadi kampung tangguh.

Selain mengukuhkan kampung tangguh, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga meninjau lumbung pangan yang disiapkan di kampung tangguh tersebut.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengapresiasi partisipasi dan kinerja warga kampung RW 3 Polowijen.
"Saya melihat warga bersama-sama saling membantu, sehingga kampung RW 3 Polowijen menjadi kampung tangguh."
"Harapan kami, kampung tangguh RW 3 Polowijen ini dapat berpartisipasi serta berperan aktif dalam memutus rantai penyebaran Covid 19," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (13/6/2020).
Dirinya juga melihat bahwa kampung tangguh RW 3 Polowijen telah menerapkan protokol kesehatan secara lengkap.
"Di kampung tangguh ini, sudah melakukan protokol kesehatan secara optimal."
"Seperti penyiapan tempat cuci tangan, pemberian hand sanitizer, wajib menggunakan masker serta pemeriksaan suhu tubuh memakai thermo gun," jelasnya.
Selain itu, mantan Wakapolrestabes Surabaya ini juga memberikan bantuan bahan pangan dan alat kesehatan kepada kampung tangguh RW 3 Polowijen.
"Selain meninjau, kami juga berikan bantuan bahan pangan dan alat kesehatan untuk lumbung pangan kampung tangguh RW 3 Polowijen."
"Bantuan yang kami berikan adalah 100 kg beras, 3 kardus mie instan, 50 buah masker, dan 10 botol hand sanitizer," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengaku kagum dengan kampung tangguh RW 3 Polowijen.
"Saya tadi melihat bahwa tidak hanya kampungnya saja, warganya juga ikut tangguh, baik tangguh terhadap ketahanan pangannya, ketahanan informasi, dan ketahanan keamanan."
"Dan saya berharap agar kampung tangguh di Kota Malang dapat terus makin bertambah jumlahnya," tandasnya.
(Aminatus Sofya/Kukuh Kurniawan/Eko Darmoko/M Rifky Edgar/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-malang-14-juni-2020.jpg)