Virus Corona di Malang

Pemkot Malang Siapkan Penanganan Khusus Bila Ada Pedagang Pasar Besar yang Reaktif saat Rapid Test

Pemkot Malang menyiapkan protokol penanganan apabila terdapat pedagang pasar yang hasil rapid test menunjukkan reaktif

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: isy
Aminatus Sofya/TribunJatim.com
Pedagang dan pengunjung di Pasar Besar Kota Malang mengikuti rapid test untuk memastikan tidak adanya transmisi lokal. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang menyiapkan protokol penanganan apabila terdapat pedagang pasar yang hasil rapid test menunjukkan reaktif. Salah satunya, adalah keharusan isolasi selama 14 hari.

“Yang reaktif kami minta isolasi, rapid test kedua, dan tetap kami swab,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, saat meninjau rapid test massal di Pasar Besar, Rabu (16/6/2020).

Selain itu, lanjuta Sutiaji, tim akan melakukan tracing terhadap keluarganya. Langkah selanjutnya, keluarga akan dirawat agar tak terpapar.

Pemkot Malang Gelar Rapid Test ke Pedagang dan Pengunjung Pasar Besar

“Kami tracing keluarganya apakah keluarganya reaktif atau tidak sambil itu kami treatment dua hari lagi,” jelas dia.

Sutiaji mengklaim tim tracing telah berhasil memutus penyebaran corona seperti kasus Pasar Gadang.

Dalam kasus itu, penularan hanya terjadi di lingkungan keluarga dan tak termasuk pedagang dan pengunjung.

“Dinkes mampu meminimalisir sebaran, kan sempat ada di Pasar Gadang dan rumah. Gadang kemarin juga mampu, terus rumah hanya klaster keluarga,” tutup dia.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pedagang maupun pengunjung yang menunjukkan hasil reaktif.

Kegiatan rapid test massal dilaksanakan di lantai dasar Pasar Besar.

Sejumlah orang mengantre di kursi yang disediakan untuk diperiksa.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved