Mayat Dalam Kardus

Kenangan Semasa Hidup Terapis yang Mayatnya Ditemukan Dalam Kardus di Surabaya, Dibunuh Pelanggan

Kenangan Semasa Hidup Terapis yang Mayatnya Ditemukan Dalam Kardus di Surabaya, Dibunuh Pelanggan

Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Lokasi ditemukannya mayat cewek di Jalan Lidah Kulon RT 03 RW 02 No 20, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Rabu (17/6/2020). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Keluarga Oktavia Widiyawati (32) sebelumnya disebut inisial M, terapis yang dibunuh di rumah di Jalan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, merasa terpukul dengan insiden tersebut.

Adik korban, Mendi (27) warga Menganti, berkali-kali menyeka air mata yang terus menuruni pipinya menggunakan tisu.

Saking terpukulnya, Mendi tak kuasa menahan tangis.

Suaranya terdengar lirih, nyaris tak terdengar.

Bahkan saat ditanyai mengenai kenangan terakhir bersama sang kakak.

Tangisan Mendi sontak pecah.

Dan terpaksa sesi tanya jawab dengan awak media sore itu, hening sejenak.

Mendi mengatakan, kakak pertamanya itu sudah cukup lama, tidak tinggal serumah dengan ibunya, di sebuah rumah di kawasan Jalan Ciliwung, Wonokromo, Surabaya.

"Enggak tahu kosnya di mana. Masih di kawasan Surabaya," ujarnya saat ditemui awak media di kediaman ibunda korban di Jalan Ciliwung, Wonokromo, Surabaya, Rabu (17/6/2020) sore.

Sosok korban dimata Mendi terbilang sebagai wanita yang pendiam.

Tak semua obrolan gampang diungkap kakaknya.

Namun sebagai figur kakak, Korban, lanjut Mendi, adalah sosok yang peduli dan pengertian pada keluarga dan adik-adiknya.

"Tapi kalau mau interaksi ya main ke rumah sini aja, terus lewat telpon aja."

"Orangnya emang tertutup, enggak suka cerita-cerita, orangnya suka mandiri," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved