Berita Malang Hari Ini

Permintaan Wali Kota Belum Terjawab, Pusat UTBK SBMPTN Kota Malang Masih Tunggu Data dari LTMPT

Sampai saat ini data daftar peserta UTBK SBMPTN di Kota Malang belum didapat. Sedang pelaksanaan UTBK dimulai pada Minggu, 5 Juli 2020.

sylvianita widyawati
ILUSTRASI - Suasana kampus Universitas Brawijaya Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Usulan Wali kota Malang supaya UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer)-SBMPTN di dua Pusat UTBK di Kota Malang supaya dibatasi hanya untuk peserta yang berasal dari Malang Raya belum juga mendapat jawaban.

Masih belum diketahui apakah peserta UTBK-SBMPTN di Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) dijalankan sesuai arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 itu atau tidak.

Sampai saat ini data daftar peserta belum didapat. Sedang pelaksanaan UTBK dimulai pada Minggu, 5 Juli 2020.

"Kami masih menunggu daftarnya dari LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi)," jelas Dr M Yunus, Ketua Panitia SBMPTN Universitas Negeri Malang (UM) pada suryamalang.com, Selasa (30/6/2020).

Saat ini semua peserta harus mencetak ulang kartu peserta. Model kartunya juga lebih panjang dibanding kartu peserta awal.

Di bagian bawah kartu peserta ada tulisan tentang daftar kegiatan peserta dan pengantar, semacam protokol kesehatan dan kegiatan selama ujian hingga pulang ujian.

Dikatakan Yunus, bagi peserta yg tidak bisa hadir ke pusat UTBK ( misal UTBK UM bagi yg mendaftar di UM) karena sesuatu hal, diharapkan konfirmasi ke Pusat UTBK.

Selanjutnya, Pusat UTBK melaporkan ke LTMPT untuk dijadwalkan ulang UTBK tahap 2.

Pihaknya sebagai pelaksana, berusaha seoptimal mungkin pelaksanaan UTBK di UM dan perguruan tinggi Mitra sesuai protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Hal sama juga disampaikan Hery Prawoto, dari panitia UTBK Universitas Brawijaya Malang.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved