Berita Malang Hari Ini
Guru Kota Malang Persiapkan Pembelajaran Daring Lewat Pelatihan Bersama, Hadapi Tahun Ajaran Baru
Materi pelatihan guru antara lain penyusunan model sederhana, pembuatan media power point inovatif berdasarkan modul untuk jadi video dan google form
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Menghadapi tahun ajaran baru yang dimulai 13 Juli 2020, para guru mempersiapkan diri dengan perangkat pembelajaran daring dalam kondisi pandemi Covid-19.
Para guru yang sudah mendapat pelatihan Media Pembelajaran Daring (MPD) di tingkat kecamatan kemudian mengimbaskan ke para guru di gugusnya.
Salah satu kegiatan pelatihan guru lanjutan itu seperti yang dilaksanakan di Gugus 6 Kecamatan Lowokwaru.
"Kegiatan mulai Senin (29/6/2020) sampai Rabu (1/7/2020)," jelas Drs Paidi MM dari K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Gugus 6 Kecamatan Lowokwaru pada wartawan, Rabu (1/7/2020).
Kegiatan yang dilaksanakan di SDN Mojolangu 5 itu di hari Senin diisi perencanaan pembelajaran, Selasa membuat power point dan memasukkan ke aplikasi dan Rabu membuat soal ujian.
Materi pelatihan antara lain penyusunan model sederhana, pembuatan media power point inovatif berdasarkan modul untuk jadi video.
Serta pembuatan ulangan/ujian lewat google form.
"Guru menyusun perangkat pembelajarannya untuk dimasukkan ke aplikasi," jelas Winayu, Kepala SDN Mojolangu 3.
Anis Isrofin, Kepala SMAN 8 Kota Malang terpisah juga menyatakan untuk pemberian materi pembelajaran daring lewat media video oleh para guru.
"Buat anak-anak, melihat lebih menarik dan tidak membosankan," kata Anis.
Agar menarik dan ada kehadiran guru di pembelajaran daring, maka akan dibuat video juga.
Sosok guru di dunia maya ini agar siswa merasakan kehadiran guru selama satu semester mendatang.
Selanjutnya, hasilnya bisa diakses di web sekolah.
Dengan adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, maka dalam guru dalam satu kecamatan sudah bisa memiliki materi pelajaran.
Untuk pembuatannya, ada tim kelas awal, kelas tinggi, Pendidikan Agama Islam (PAI) dan PJOK.
Setelah proses ini masih akan ada evaluasinya sebelum disampaikan ke para siswa.