UTBK SBMPTN 2020
Harapan Wali Kota UTBK-SBMPTN di UB dan UM Untuk Peserta Malang Raya Saja Kandas, Hanya Diperketat
Nampaknya peserta yang ikut UTBK-SBMPTN di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB) tak hanya dari Malang Raya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
Setiap hari ujian hanya dua sesi, yaitu pagi dan siang.
Sedang Dr Moch Yunus, Ketua Panitia SBMPTN UM menyampaikan, setiap ruang dan setiap sesinya nanti ada dua petugas yaitu petugas teknisi dan satu petugas pengawas ruang.
"Di UTBK UM direncanakan kegiatan ada 12 Sesi. Tanggal 5-9 masing masing dua sesi. Sesi pagi dan siang," jelas Yunus. Sedangkan pada Jumat (10/7/2020), hanya satu sesi pagi.
Untuk Sabtu (11/7/2020) hanya satu sesi itupun hanya beberapa ruang.
Adapun jumlah ruang yang disiapkan sebanyak 87 ruang. Di UM dengan 37 ruang, kapasitas maksimalnya 470 peserta.
Di UMM, memakai 19 ruang dengan kapasitas maksimal 285. Di Unisma memakai 21 ruang dengan kapasitas maksimal 210 peserta.
Di Unmer memakai 10 ruang dengan kapasitas peserta 150. Total per sesi sebanyak 1115 peserta.
UM sudah melakukan pelatihan teknis baik pada petugas pengawas maupun pada petugas teknisi.
" Untuk petugas teknisi personelnya tetap tiap ruang. Dimana ia bertugas sesi pagi dan siang mulai awal pelaksanaan pada 5 Juli sampai terakhir," jelasnya. Namun untuk petugas pengawas bisa berubah personelnya.
Ditanya suryamalang.com apakah tidak ada pencocokan wajah peserta karena semua memakai masker dan rawan disusupi joki, ia menjawab berbaik sangka saja.
"Ya namun tetap waspada dengan mencocokkan data dukung lain. Misal KTP , ijasah atau surat keterangan lulus," jelas Yunus.
Saat ujian, peserta memang harus membawa kelengkapan data, seperti kartu identitas, kartu peserta terbaru hasil perubahan dll.