Contoh Soal dan Kunci Jawaban Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK SBMPTN 2020

Simak Kumpulan contoh soal dan kunci jawaban UTBK SBMPTN 2020 dikeluarkan oleh LTMPT.

Penulis: Farid Farid | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase
protokol kesehatan UTBK-SBMPTN 2020 di Universitas Brawijaya (UB). foto ini digunakan untuk ilustrasi atikel Contoh Soal dan Kunci Jawaban Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK SBMPTN 2020 

SURYAMALANG.COM - Simak contoh soal dan kunci jawaban UTBK SBMPTN 2020 dikeluarkan oleh LTMPT. 

DIketahui saat ini sudah sebanyak 579.009 tercatat jumlah peserta UTBK 2020 berdasarkan rilis LTMPT pada tanggal 4 Juli 2020. 

Kemudian sebelum melaksanakan test bagi calon mahasiswa perlu dipahami informasi jenis test yang dikerjakan hanya Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

Kebijakan ini diambil mengingat Indonesia sedang dilanda musibah pandemi corona. 

Tujuan dari test TPS adalah untuk mengetahui  kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Bagi calon mahasiswa berikut SURYAMALANG.COM dari rangkumkan contoh soal dan jawaban dilansir dari LTMPT.ac.id: 

Contoh 1 Penalaran Umum

Teks berikut ini digunakan untuk menjawab soal 1 sampai dengan 6.

Gunung berapi merupakan salah satu obyek alam yang mengagumkan namun menyimpan kekuatan berapi-api. Di dalamnya, gunung berapi menyimpan berbagai material seperti batuan cair, puing-puing dan gas yang dapat dipancarkan kapan pun. Apabila meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, batu, dan abu ke udara yang dapat membahayakan lingkungan sekitarnya. Gunung yang akan meletus biasanya mengalami kenaikan suhu di sekitarnya. Selain itu, terdapat ciri-ciri lain seperti keringnya mata air, suara gemuruh, dan migrasi hewan di sekitar gunung. Beberapa gunung berapi yang tercatat berbahaya adalah Gunung Agung, Gunung Papandayan, Gunung Kelud, Gunung Sinabung, Gunung Krakatau, dan Gunung Merapi.

Indonesia memiliki 127 gunung berapi yang masih aktif. Dari 127 gunung tersebut, sebanyak 69 gunung menunjukkan aktivitas magma di dalamnya sehingga perlu mendapatkan pantauan intensif. Besarnya letusan gunung berapi diukur melalui suatu indeks letusan yang disebut Volcanic Explosivity Index (VEI). Di antara berbagai gunung berapi di Indonesia, Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang memiliki indeks letusan yang termasuk tinggi sehingga mendapatkan perhatian intensif.

Gunung Merapi terletak di sebelah utara kota Yogyakarta. Gunung tersebut memiliki tinggi 1700 meter dan tercatat mengalami erupsi berkali-kali. Beberapa catatan menunjukkan indeks letusan yang tergolong tinggi. Berdasarkan 15 data yang tercatat sejak tahun 1780, setiap kali Gunung Merapi mengalami erupsi akan diikuti masa istirahat sekitar 3-5 tahun. Data letusan Gunung Merapi disajikan pada gambar 1.

1. Berdasarkan paragraf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?

A. Gunung Agung memiliki mata air yang kering.
B. Gunung Agung mengeluarkan lava yang berbahaya.
C. Gunung Agung berbahaya bagi lingkungan sekitarnya.
D. Gunung Agung memiliki suhu yang lebih tinggi dari gunung lainnya.
E. Gunung Agung menyimpan material yang dapat dipancarkan kapanpun.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved