Virus Corona di Blitar

Kasus Positif Corona Malah Naik 4 Kali Lipat saat New Normal, Ini yang akan Dilakukan Pemkot Blitar

Jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Kota Blitar terus meningkat seiring dengan penerapan new normal

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Petugas Satpol PP menghukum sejumlah remaja yang tak pakai masker untuk push up di Alun-Alun Kota Blitar, Kamis (16/7/2020). 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Kota Blitar terus meningkat seiring dengan penerapan new normal. Pemkot Blitar berusaha menekan angka kasus positif corona dengan cara mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar mencatat jumlah kumulatif positif corona di Kota Blitar sebanyak 18 orang per 15 Juli 2020. Rinciannya, delapan orang sembuh, delapan orang dalam perawatan, dan dua orang meninggal.

Padahal, pada 10 Juni 2020, jumlah komulatif kasus positif virus Corona di Kota Blitar masih empat orang. Ada peningkatan kasus positif virus Corona empat kali lipat dalam sebulan.

Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan aktivitas masyarakat memang meningkat setelah pemberlakukan new normal.

Pemkot Blitar juga mulai melonggarkan aktivitas masyarakat dengan membuka kembali tempat wisata, kafe, rumah makan, dan fasilitas publik lainnya.

Pembukaan kembali sejumlah tempat wisata, kafe, rumah makan, dan fasilitas publik lain tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran corona secara ketat.

Tapi, masalahnya, kata Santoso, tidak semua masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, terutama soal wajib memakai masker, dari hasil evaluasi, masih banyak masyarakat tidak pakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Hasil evaluasi, paling menonjol soal wajib pakai masker. Beberapa kali razia, kami menemukan masyarakat tidak pakai masker saat di luar rumah. Padahal kami sudah membagikan lebih 50.000 masker ke masyarakat," kata Santoso, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, Pemkot Blitar semakin masif mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, khususnya wajib pakai masker.

Pemkot Blitar sudah menerbitkan Perwali No 47 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan di Era New Normal.

Perwali itu juga mengatur sanksi bagi masyarakat yang melanggar penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kami minta Bagian Hukum menempel sanksi bagi pelanggar protokol di tempat publik. Agar masyarakat patuh dengan imbauan pemerintah," ujarnya.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun mengatakan sudah membentuk satgas gabungan untuk menertibkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Satgas gabung patroli siang dan malam tiap hari.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved