Pilbup Malang
Melihat Peluang Gus Ipul Maju Pilwali Pasuruan dan Pilbup Malang
PKB bermanuver ingin mengusung Gus Ipul di Pilwali Pasuruan atau Pilbup Malang.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bermanuver ingin mengusung mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pemilihan Wali Kota atau Pilwali Pasuruan atau Pemilihan Bupati Malang atau Pilbup Malang.
Gus Ipul dinilai sebagai figur kuat yang bisa menjadi andalan PKB dalam menandingi beberapa petahana di sejumlah daerah.
Pengamat Politik Universitas Brawijaya, Wawan Sobari menilai pria yang akrab disapa Gus Ipul ini memiliki modal latar belakang sebagai figur pemimpin.
"Soal figur, Gus Ipul cukup kuat," kata Wawan kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (18/7/2020).
Kriteria figur lebih diunggulkan dibanding dengan aliran politik partai di beberapa daerah.
"Misalnya, di Kabupaten Malang," kata Wawan.
Dalam beberapa Pilkada terakhir, kepala daerah di Kabupaten Malang terpilih bukan berasal dari figur yang diusung partai pemenang Pemilu.
Misalnya dalam Pilbup Malang 2015.
Meskipun PDI Perjuangan (PDI) menjadi partai pemenang di Kabupaten Malang, tapi kepala daerah terpilih merupakan gabungan koalisi di luar PDIP.
"Saat itu, Rendra Kresna yang berpasangan dengan Sanusi justru diusung koalisi partai yang dimotori Partai Golkar," kata Wawan.
Biasanya figur yang memiliki elektabilitas cukup besar di Pilkada berasal dari unsur petahana.
Saat ini Sanusi yang menjabat sebagai bupati Malang kembali mencalonkan diri di Pilkada.
"PKB yang belum menentukan pilihan di Kabupaten Malang memang menghadapi calon lawan berat. Jadi, PKB perlu startegi yang tidak biasa," kata Wawan.
PKB juga menghadapi lawan petahana di Kota Pasuruan.
Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo yang berpasangan dengan M Hasjim Asjari resmi mendapat rekomendasi PDIP.