Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

MCW Nilai Pernyataan Kasi Intel Kejari Batu Janggal

MCW melihat ada kejanggalan setelah membaca pernyataan Kasi Intel Kejari Batu terkait kasus dugaan penggelapan PBB Desa Sumberejo

MCW
Foto surat untuk permintaan para saksi memberikan keterangan ke Kejari Batu. 

"Jika orang yang dipanggil tidak berada di lokasi, maka surat panggilan ditempelkan di tempat pengumuman kantor pejabat yang mengeluarkan panggilan tersebut. Dengan demikian, pernyataan Kasi Intel Kota Batu tidak sesuai dengan KUHAP," tegasnya.

Sehari sebelumnya, Kasi Intel Kejari Batu, Deddy Agus Oktavianto membantah telah menyalahi aturan terkait prosedur pemanggilan saksi dalam kasus dugaan penggelapan pajak bumi dan bangunan (PBB) Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Deddy yang mendampingi Kasi Pidsus, Endro RE, pun menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyuruh pihak Pemerintah Desa untuk membuat surat pemanggilan ke Kejari Batu.

Diterangkannya, pada waktu kejadian surat pemanggilan itu, Endro belum menjabat sebagai Kasi Pidsus Kota Batu. Ia juga mengaku telah membongkar berkas pemanggilan kasus di Desa Sumberejo. Menurutnya, pemanggilan sudah sesuai prosedur.

"Pada waktu kejadian itu Kasi Pidsus yang sekarang menjabat belum menjabat di sini. Terkait ada berita itu, perlu kami klarifikasi langsung bahwa itu tidak benar. Sampai saya bongkar arsip, semua pemanggilan warga Desa Sumberejo sudah sesuai," ujar Deddy saat ditemui di Kejari Batu, Selasa (21/7/2020).

Deddy menegaskan kalau pihaknya tidak pernah memerintah pihak Pemerintah Desa untuk untuk membuat surat panggilan.

Deddy juga mengatakan sudah mengklarifikasi kepada Kasi Pidsus sebelumnya, dan keterangannya juga tidak ada.

"Kami tidak pernah memerintahkan orang di luar. Kami sudah klarifikasi, dengan Kasi pidsus yang lama juga tidak ada," terangnya.

Terkait laporan MCW ke Komisi Kejaksaan RI, Deddy mengatakan siap jika dimintai keterangan. MCW melaporkan Kejari Batu ke Komisi Kejaksaan RI karena dianggap telah menyalahi prosedur pemanggilan saksi.

"Intinya begini, kami tidak pernah membuat surat itu. Kalau diminta klarifikasi, insya Allah kami siap," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved