Perjuangan 4 Siswa untuk Sekolah Saat Pandemi Covid-19, Harus Masuk Sarang Ular Demi Belajar Daring

4 siswa di Bandar Lampung harus masuk ke sarang ular demi bisa belajar daring dikarenakan tak memiliki jaringan internet di rumah.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews.com dan Tribun Lampung/Deni Saputra
4 siswa di Bandar Lampung harus belajar daring di sarang ular demi mendapatkan koneksi wifi gratis 

Sedangkan, kata Ali, kebutuhan untuk mengikuti pelajaran, satu hari bisa memakan Kuota Internet sampai 1 GB lebih.

"Kalau cuma mengirim tugas, paling habis 500 MB, tapi kalau ikut Zoom bisa 1 GB lebih," ujar Ali, Kamis (23/7/2020).

Karena tak ingin memberatkan orang tuanya, Ali setiap pagi, bersama tiga kawannya nongkrong di bawah pohon pisang dekat rumahnya, untuk mendapatkan internet gratis dari WiFi yang dimiliki tetangganya.

Menurut Ali, mereka sudah mendapatkan izin dari sang pemilik kosan untuk menggunakan WiFi tersebut.

Namun, lanjut Ali, pemilik kosan memberikan syarat, untuk tidak menyebarkan kata sandi WiFi ke orang lain.

"Yang punya WiFi sudah meninggal, tapi dia kasih izin kami buat pake WiFi-nya," kata Ali.

Meski sudah ada alternatif lain pengganti kuota, namun Ali dan temannya masih mendapati kendala.

Terutama saat hujan turun, mereka tidak bisa mengikuti pelajaran pada hari itu.

"Kadang gak bisa absen, kadang juga ngirimnya telat jadi gak diterima lagi sama gurunya," timpal Firnando.

Siswa kelas 9 SMP Negeri 19 Bandar Lampung ini mengaku pasrah saat hujan turun di pagi hari.

Karena tak ada pilihan lain selain menggantungkan akses internet dari WiFi milik tetangga.

"Kalau kuota ada enak, masih bisa kirim tugas, ikut Zoom."

"Ya kalau lagi gak ada, terpaksa absennya dibuat alpa (tidak hadir)," terangnya.

Tak ubahnya Ali, Firnando pun hanya mendapatkan jatah kuota internet dari orang tuanya 1,5 GB per minggu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved