Virus Corona di Jatim
Korsel Kirim 7 Alat PCR ke Jatim, Wagub Emil Sebut 1 Ditempatkan di Batu
Wagub Emil Elestianto Dardak, mengatakan Korea Selatan telah mengirimkan bantuan tujuh polymerase chain reaction (PCR) ke Provinsi Jawa Timur
Penulis: Benni Indo | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | BATU – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengatakan Korea Selatan telah mengirimkan bantuan tujuh polymerase chain reaction (PCR) ke Provinsi Jawa Timur. PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.
Dengan adanya tujuh tambahan PCR tersebut, maka pemeriksaan terhadap warga di Provinsi Jawa Timur pun lebih luas. Emil mengatakan, tujuh alat tersebut telah disebarkan ke sejumlah RSUD di Jawa Timur.
Daftarnya yakni RSUD Sayidiman Magetan, RSUD Harjono Ponorogo, RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, RSUD R Koesma Tuban, RSUD Caruban Kabupaten Madiun, RSUD Jombang dan RSUD Karsa Husada Kota Batu.
“Ada tambahan lagi tujuh PCR dan ini bantuan dari Korea Selatan,” ujar Emil saat berada di Kota Batu, Minggu (26/7/2020).
Emil mengatakan di Jawa Timur ada 39 PCR yang berasal dari sumbangan BNPB dan pihak lainnya.
Dengan adanya alat-alat tersebut, maka kapasitas uji cepat pun meningkat di Jawa Timur.
Emil menjelaskan, hal tersebutlah yang mengakibatkan kondisi di Jawa Timur kasusnya landai tinggi.
Dalam kunjungannya ke Kota Batu, Emil mengunjungi tempat tujuan wisata, yakni Jatim Park 3 dan Paralayang.
Dari kunjungannya tersebut, Emil mengatakan kalau persiapan tempat wisata di Kota Batu sudah ideal karena menerapkan protokol kesehatan.
“Saya ke sini karena bu gubernur mengatakan bahwa sebenarnya protokol kesehatan sudah saatnya diterapkan di tempat wisata agar perekonomian bergerak dan risiko Covid-19 bisa dikendalikan,” ujar Emil.
Dua hari belakangan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur tercatat di atas angka 300.
Pada 24 Juli 2020, tercatat ada 496 orang.
Pada 25 Juli 2020, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 310 orang.
Secara akumulatif, per 25 Juli 2020, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 20.256 orang.
“Ini adalah contoh yang menurut kami tentunya sejalan dengan protokol kesehatan yang telah diterbitkan Disbudpar dengan arahan gubernur,” kata Emil.