Viral Sapi Ditembak Mati di Blitar, Berawal Brontak Tak Mau Dipotong hingga Ngamuk Terjang Warung

Brontak tak mau di potong, sapi di Blitar ngamuk berujung tembak mati viral di media sosial

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Polisi berusaha melumpuhkan sapi yang lepas dan ngamuk dengan cara menembaknya di Jl Borobudur, Kota Blitar, Kamis (30/7/2020) 

Penulis: Ratih Fardiyah Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM - Sebuah video menunjukan sapi di Blitar ngamuk berujung tembak mati viral di media sosial.

Hal tersebut berawal dari sapi yang ngamuk tak mau dipotong hingga menerjang warung.

Membuat kepanikan warga sapi tersebut akhirnya tewas ditembak polisi.

Tak cukup hanya sekali ditembak, sapi yang mengamuk itu baru bisa dilumpuhkan setelah dua kali ditembak.

Saat ditembak pertama kali, sapi itu masih terlihat kuat dan kembali berusaha lari dan mengamuk.

Hingga akhirnya polisi melepaskan tembakan kedua yang membuat sapi itu mulai 'menyerah'.

Sapi kurban itu lepas dan ngamuk di Jl Borobudur, Sananwetan, Kota Blitar.

Polisi melumpuhkan sapi dengan cara menembaknya.

"sapi baru bisa dikendalikan setelah ditembak dua kali," kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Iptu Ahmad Rochan.

sapi yang lepas itu milik Gunawan (52), warga Dusun Plosorejo, Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Pemilik mengirim sapi itu ke Masjid An Nur, Jl Borobudur, Sananwetan, Kota Blitar.

Rencananya, sapi itu akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Sesampai di Masjid An Nur, pemilik menurunkan sapi dari truk yang mengangkutnya.

Saat diturunkan, sapi lepas dan mengamuk. Dari Jl Borobudur, sapi lari ke selatan menuju Jl Sudanco Supriyadi.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved