Berita Surabaya Hari Ini
VIDEO - Melintasi Box Culvert Manukan - Sememi Warisan Wali Kota Risma Yang Baru Diresmikan
Jalan yang dibuka setelah rampungnya saluran box culvert itu juga bisa digunakan untuk salah satu akses menuju Stadion GBT.
Penulis : Yusron Naufal Putra , Editor : Dyan Rekohadi , Video : Ahmad Zaimul Haq
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kemacetan yang biasa terjadi di Manukan Surabaya mulai saat ini bakal terurai.
Hal itu seiring diresmikannya proyek pembangunan saluran box culvert di Manukan-Sememi oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (18/8/2020).
"Ini ruas krusial karena untuk Manukan ini biasanya macet, jadi ini ruas yang krusial," kata Risma di lokasi.
Proyek box culvert Manukan-Sememi itu sekitar 2960 meter. Pengerjaannya dimulai pada tahun 2019 hingga 2020.
Sebetulnya, kata Risma, saluran itu merupakan saluran pusat, tapi karena sudah dua tahun tidak dikerjakan atau tidak dilanjutkan proyeknya, akhirnya dikerjakan oleh Pemkot Surabaya.
Kemudian, jalan yang dibuka setelah rampungnya saluran box culvert itu juga bisa digunakan untuk salah satu akses menuju Stadion GBT.
Apalagi, stadion yang terletak di Benowo itu bakal menjadi menghelat Piala Dunia U-20 2021.
"Jadi aksesnya nanti, kita tahun ini tembus sampai ke perempatan di jalan lingkar luar barat yang ada fly overnya, jadi nanti ini bisa digunakan akses ke GBT," tambah Risma.
Selain itu, proyek tersebut tentu saja juga berfungsi untuk mengatasi genangan banjir.
Sehingga, lanjut Risma, dengan rampungnya box culvert Manukan-Sememi itu menjadi bermanfaat pada dua hal.
"Fungsinya dua, untuk pematusan banjir dan untuk akses lalu lintas," tambah Risma.
Disisi lain, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan box culvert di kawasan ini merupakan bagian dari saluran diversi Gunungsari yang menjadi bagian penting dalam sistem drainase Kota Surabaya lantaran dulunya saluran irigasi.
Daerah tangkapan air atau catchment area mencapai kurang lebih 4.162 hektar dengan panjang saluran kurang lebih 18,04 kilometer.
“Untuk mengatasi genangan, saluran diversi Gunungsari ini juga sebagai jalan arteri primer yang bertujuan mengatasi permasalahan lalu lintas, yaitu kemacetan yang ada pada koridor barat Kota Surabaya,” ujarnya.