Berita Arema Hari Ini 19 Agustus 2020 Populer: Bantah Tim Alami Krisis Kiper & Kondisi Fisik Pemain
Rangkuman Berita Arema Populer Hari Ini Selasa 19 Agustus 2020 diantaranya membahas kondisi fisik pemain Arema FC saat ini
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Ratih Fardiyah, Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Rangkuman Berita Arema Populer Hari Ini Selasa 19 Agustus 2020 membahas seputar kondisi fisik pemain Arema FC saat ini.
Satu dari berita Arema hari ini menyoroti tentang absennya 2 penjaga gawang Arema FC buat tim Singo Edan alami krisis penjaga gawang, namun hal tersebut dibantah oleh tim Arema FC.
berita Arema lainnya juga menyajikan tentang alasan Manajemen Arema FC lebih memilih pelatih luar ketimbang lokal.
Selengkapnya, langsung saja simak berita Arema hari ini populer yang telah tim SURYAMALANG.COM rangkum.
1. Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengklaim kondisi fisik pemain Arema FC sudah 70 persen.

Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengklaim meski tanpa pelatih kepala, latihan tim berjalan tanpa kendala. Bahkan, lanjutnya, secara persentase ada kenaikan yang signifikan.
"Alhamdulillah progresnya cukup bagus secara kondisi. Meskipun baru dua minggu, kondisi fisik pemain Arema FC sudah mencapai 70 persen, " kata Charis pada Surya, Selasa (18/8/2020).
Sebelumnya tak dipungkiri, seusai libur panjang selama empat bulan lamanya karena corona, kondisi fisik pemain Arema FC sangat menurun drastis. Terbukti pada saat sesi latihan perdana, Senin (3/8/2020) lalu, pemain nampak masih kaku dan cepat lelah.
Bahkan dua pemain, Kurniawan Kartika Ajie dan Hanif Sjahbandi harus digendong keluar lapangan karena cedera.
"Selama dua minggu terakhir kami coba untuk meningkatkan kembali fisik para pemain," ujarnya.
Selain latihan rutin, tim juga sempat menjalani pertandingan uji coba lawan Arema FC U-20 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (15/8/2020) lalu.
Dalam uji coba itu, Arema FC berhasil memetik kemenangan dengan skor 5-2.
Uji coba tersebut digelar dengan tujuan melihat perkembangan tim sebelum kompetisi dimulai.
"Dari uji coba kemarin, organisasi dan jarak antar lini pada saat bertahan sudah bagus. Hanya saja lini belakang masih perlu perbaikan. Masih ada celah saat melakukan serangan sehingga membuat gawang kebobolan," jelas Charis.