Berita Sampang Hari Ini

Mahasiswa UMM Dukung Warga Sampang Perangi Pandemi Covid-19 Melalui Face Shield Buatan Sendiri

Face shield lebih memiliki keunggulan dibandingkan dengan masker dari estimasi pemakaiannya lebih lama, begitupun lebih mudah dibersihkan

Editor: Dyan Rekohadi
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang saat melakukan pembagian face shield kepada sejumlah warga Desa Gulbung Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (19/8/2020). 

Penulis : Hanggara Pratama , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2020 di Desa Gulbung Kecamatan Pengarengan Kabupaten Sampang, Madura terus dilakukan, Rabu (19/8/2020).

Kali ini, program PMM Kelompok 9 gelombang empat di tengah pandemi covid-19 menggelar pembagian masker kain, hand sanitizer, kepada warga setempat dengan cara door to door.

Serta membagikan sebuah ember untuk cuci tangan secara gratis ke sejumlah tempat ibadah.

Bahkan, mereka berinovasi membuat face shield sendiri dan dibagikan kepada warga sekitar guna mengingatkan bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona yang berkepanjangan.

Di tengah menjalanlan kegiatannya, Koordinator PMM Kelompok 9 UMM, Lailiyatul Amalia, mengatakan adanya tujuan membetuk program seperti ini karena pihaknya ingin mengajak warga desa Gulbung untuk memerangi penyebaran virus corona.

Dengan cara meningkatkan kedisiplinan agar terus mengikuti protokol kesehatan covid-19 saat beraktivitas sehari-hari.

"Sembari membagikan masker dan peralatan lainnya kepada warga, kami tetap berusaha untuk mengingatkan agar warga selalu menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.

Selain itu, Lailiyatul Amalia menuturkan kegiatan ini berangkat dari kekhawatiran pasalnya, dirinya beserta rekan kelompok 9 lainnya tidak ingin kegiatan bercocok tanam yang menjadi kegiatan rutinitas warga setempat terhenti bila kondisi penyebaran covid-19 semakin memburuk.

“Kami masih banyak melihat masyarakat di kota yang kurang peduli akan kesehatan di tengah pandemi Covid-19, oleh karena itu kami berusaha hadir untuk meningkatkan kedisiplinan dalam memerangi penyebaran covid-19 ” terangnya.

Sementara, pihaknya juga memilih face shield untuk didistribusikan kepada warga Desa Gulbung.

Sebab, menurut Lailiyatul Amalia face shield lebih memiliki keunggulan dibandingkan dengan masker dari estimasi pemakaiannya lebih lama, begitupun lebih mudah dibersihkan daripada masker

Benda yang terbuat dari plastik tersebut juga memudahkan penggunanya berkomunikasi dengan lawan bicara karena tidak perlu untuk melepasnya seperti halnya penggunaan masker.

"Untuk pembagian face shield kami buat sendiri, dari bahan plastik mika tebal, pakai spons dibalut dengan tali karet, kemudian ditambahkan tulisan face shield di depan," tuturnya.

Lebih lanjut, terkait ember cuci tangan dibagikan kepada pengurus masjid di dua lokasi berada, masing-masing masjid mendapatkan satu ember plastik.

“Semoga dengan adanya bak cuci tangan ini jamaah lebih mudah untuk mencuci tangan ” pungkasnya.

Ditempat yang sama, salah satu warga, Zaroh menyampaikan sangat senang dengan adanya pembagian masker, hand sanitizer, dan face shield secara gratis.

“Alhamdulillah, bisa di pakai untuk ke sawah, apalagi musim virus corona saat ini” singkatnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved