Berita Arema

Berita Arema Hari Ini Jumat 21 Agustus Populer: Fakta Pemain Baru & Alasan Pelatih Asing Prioritas

Berikut berita Arema hari ini Jumat 21 Agustus 2020 populer: fakta pemain baru, alasan pelatih asing jadi prioritas & mundurnya Oh In Kyun

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase KOMPAS.com/Suci Rahayu/Dokumentasi Arema FC
Dua pemain baru Arema FC Pedro Henrique dan Hugo Guilherme dan General Manager Arema, Ruddy Widodo 

"Kami belum ada rencana untuk kedua pemain tersebut. Arahan dari Pak Ruddy (General Manager Arema FC) cuma disuruh melihat, sambil menunggu pelatih datang,” tutur asisten pelatih asal Blitar itu.

"Kebutuhan posisi apa yang harus kami tambal nanti pelatih kepala yang lebih tahu," katanya.

- Jejak karir Pedo dan Hugo 

Sebelum ke Arema FC, Pedro tercatat sebagai striker klub GD Chaves U-19 yang berkompetisi di Portugal Liga Juniores U-19 musim 2019-2020.

Sedangkan Hugo Gilherme Correa Grillo sebelumnya merumput di Cuiaba Esporte Clube U-20 pada Copa do Brasil U-20 dan Sao Paulo Youth Cup.

2. Alasan Pelatih Asing Prioritas 

General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo
General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo (KOMPAS.com/Suci Rahayu)

Arema FC tidak lagi melirik pelatih lokal sejak musim 2018.

Joko Susilo menjadi pelatih lokal terakhir di Singo Edan pada musim 2018.

Arema FC mengarahkan 'kiblat' ke Eropa Timur dengan menggandeng pelatih asal Slovenia Milan Petrovic pada awal musim 2018.

Lalu manajemen merekrut Milomir Seslija.

Arema FC mengubah arah 'kiblat' ke Amerika Latin pada musim 2020 dengan merekrut Mario Gomez.

Tapi, mantan pelatih Persib Bandung itu tidak berjodoh dengan Arema FC.

Mario Gomez memutuskan pergi jelang lanjutan Liga 1 2020.

Kini kabarnya pelatih baru Arema FC berasal dari Brasil.

Padahal Liga 1 musim 2020 lebih 'ringan' karena tidak ada degradasi.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan sebenarnya kualitas pelatih asing dan pelatih lokal tidak jauh berbeda.

"Mungkin cara melatih hampir sama, tetapi perbedaan ada pada mental," kata Ruddy Widodo dikutip dari Kompas.com: "Alasan Arema FC Tak Lagi Lirik Pelatih Lokal"

Menurutnya, Arema FC di bawah dukungan Aremania punya standar sangat tinggi.

Berdasarkan pengalaman tingginya tuntutan tidak hanya dirasakan pelatih, tetapi kadang merembet pada kehidupan personal pelatih.

Masalah-masalah nonteknis seperti ini kadang ikut mempengaruhi performa pelatih di lapangan.

Karena itu, dengan pertimbangan yang masak, akhirnya saat ini pelatih asing masih menjadi prioritas.

"Banyak pelatih yang bilang kuat. Dia memang kuat, tetapi apakah keluarganya kuat. Berdasarkan pengalaman saya seperti itu."

"Pelatihnya kuat, tetapi apakah anak istrinya juga kuat?" tutur Ruddy Widodo.

"Aremania ini grade-nya tinggi. Orang–orang tahu itu," katanya.

Selain itu, manajemen juga tidak mau coba-coba.

Meskipun tekanan lanjutan Liaga 1 2020 lebih ringan karena tidak degradasi, manajemen memiliki gambaran panjang untuk musim 2021 yang pasti jauh lebih berat dengan lima tim degradasi.

"Tidak bisa mentang-mentang tidak ada degradasi, bisa seenaknya sendiri. Tidak bisa itu," katanya.

3. Oh In Kyun resmi mundur dari Arema FC

Pemain Asing Arema FC, Oh In Kyun
Pemain Asing Arema FC, Oh In Kyun (Instagram @inkyunreal85)

Kabar mengejutkan kembali datang dari Arema FC, Oh In Kyun, pemain asing asal Korea mundur dari Arema.

Pamitnya Oh In Kyun dari Arema FC melengkapi deretan nama pemain dan pelatih asing yang mundur jelang kembali bergulirnya kompetisi lanjutan Liga 1 2020 .

Setelah sebelumnya Mario Gomez pelatih kepala, Marcos Gonzales pelatih fisik dan Jonathan Bauman striker asal Argentina memutuskan untuk mundur dari Arema FC, kini giliran Oh In Kyun yang meninggalkan Singo Edan.

Playmaker asal Korea Selatan itu dipastikan mengikuti jejak Mario Gomez dan sahabatnya, Jonathan Bauman, untuk meninggalkan Arema FC.

"In Kyun itu sebenarnya tidak deal dengan manajemen. Kata agennya begitu. Dia tidak sepakat dengan surat keputusan dari PSSI," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo pada Surya, Kamis (20/8/2020) malam.

Kabar ini cukup mengagetkan, pasalnya sebelumnya In Kyun melalui agennya, Gabriel Budi mengatakan pada manajemen Arema FC, jika ia sepakat dan mau tetap di Arema FC meski ada pemangkasan gaji.

Hanya saja In Kyun memiliki permintaan khusus pada manajemen agar kontraknya diperpanjang sampai musim depan, lantaran tahun depan ia akan menikah, sehingga ada jaminan musim depan sudah memiliki klub.

Nampaknya hal ini tak dapat dikabulkan manajemen karena In Kyun merupakan pemain 'bawaan' Mario Gomez, sementara kini Gomez sudah hempas dari Singo Edan.

Sementara itu, untuk Matias Malvino bek asal Uruguay yang kini belum dapat kembali ke Indonesia, manajemen memastikan Malvino masih ingin tetap membela Arema FC, dan tinggal mencari tiket untuk kembali ke Malang.

"Kalau Matias tinggal beli tiket ke Indonesia," ujarnya.

(Dya Ayu/Sarah/SURYAMALANG.COM)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved