Travelling

Wisata Gunung Bromo Mulai Dibuka, Berlaku Syarat Khusus dan Kuota Terbatas Per Site

Wisatawan yang diperkenankan untuk memasuki kawasan TN-BTS adalah lebih dari 14 tahun dan maksimal usia 60 tahun.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
ILUSTRASI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memasangkan masker pada salah satu wisatawan di desa wisata Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2020). 

Reaktivasi kunjungan wisata di TN-BTS hanya untuk wisata Gunung Bromo sedangkan untuk Gunung Semeru masih belum dibuka.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan tokoh tetua Suku Tengger bahwa akan ada check poin di titik-titik masuk kawasan Gunung Bromo.

“Misalnya di Ngadisari kalau via Probolinggo ya, akan ada tim yang mengecek izin wisatawan, misalnya akan menginap di mana, di home stay atau di hotel mana, lalu akan ada tim yang mengantar,” tegasnya.

Beberapa waktu yang lalu, Khofifah juga sudah menitipkan ribuan masker bagi pengelola wisata, masyarakat suku Tengger, dan juga masyarakat yang mengelola wisata di kawasan Bromo.

Selain masker, yang dititipkan juga adalah vitamin dan hand sanitizers. Khofifah ingin bahwa protokol kesehatan tetap ketat diberlakukan dalam reaktivasi kawasan wisata Bromo.

“Saya sudah pesan, kalau misal jumlah cadangan masker di sana sudah mulai menipis langsung kontak Satgas Covid-19 agar langsung kita kirimkan,” pungkas Khofifah.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved