Virus Corona di Tulungagung

Masih Ada Pasien Corona Baru, Pemkab Tulungagung Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Bupati Tulungagung memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 lantaran masih ditemukan pasien corona baru

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Wakil Jurbir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Tulungagung, masa tanggap darurat Civud-19 di Kabupaten Tulungagung berakhir Senin (31/8/2020). Namun karena berbagai pertimbangan, bupati memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.

Kabid Protokol dan Kerja Sama Pimpinan Tulungagung, Galih Nusantoro, mengatakan keputusan perpanjangan ini juga mengacu pada kebijakan pusat.

“Ternyata di pusat kan juga memperpanjang masa darurat Covid-19. Bupati mengacu itu karena masih banyak yang perlu dilakukan,” terang Galih, Selasa (1/9/2020).

Pertimbangan lainnya, masih ditemukan pasien baru secara sporadis.

Sejak 28 Agustus 2020, rata-rata penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 adalah 3 pasien per hari.

Sedangkan angka kesembuhan 1-2 pasien per hari.

“Secara umum angka kesembuhan kita masih tinggi. Demikian juga penularan juga bisa ditekan,” lanjut Galih.

Penambahan pasien baru ini didominasi oleh Pelaku Perjalanan Derah Transmisi (PPDT).

Selain itu ditemukan juga level satu dari pasien PPDT ini.

Sedangkan untuk penularan level dua dan seterusnya belum ditemukan.

“Artinya kita selalu berhasil melokalisasi penularan. Selama tanggap darurat, upaya prefentif ini yang kita kuatkan,” tegas Galih.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini sekaligus memperpanjang Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

Peran GTPP sangat penting untuk menekan kasus penularan virus corona.

Keberhasilan melokalisasi penularan adalah kuatnya peran tim tracing (pelacakan).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved