Berita Malang Hari Ini

Sekolah dan Kampus di Kota Malang Daftarkan No HP Untuk Dapat Bantuan Kuota Internet Kemendikbud

Menurut Jhon Nadha Firmana, Ketua MKKS SMK Swasta Kota Malang, jumlah siswa SMK swasta Kota Malang sekitar 8000 an didaftarkan

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa, guru dan dosen akan mendapat bantuan paket data dari Kemendikbud. Ini adalah foto ilustrasi simulasi tatap muka terbatas di SMPN 8 Kota Malang beberapa waktu lalu. 

"Apalagi dana UM kan juga uang negara. Sebab pemerintah telah mengambil alih," jawabnya.

Maka jika pendataan telah selesai, tinggal menunggu injeksinya ke masing-masing nomer HP mahasiswa.

Dikatakan, dibanding semester sebelumnya, untuk bantuan paket data yang rencana diberikan ke mahasiswa UM dengan anggaran UM lebih terencana.

"Perkuliahan seingat saya sudah jalan dan kemudian datang Covid-19 sehingga mahasiswa harus melaksanakan kuliah daring sampai sekarang," terang rektor.

Dikatakan, untuk PTN se Indonesia sejak pekan lalu sudah diminta melakukan indentifikasi mahasiswanya.

Wakil Rektor III Universitas Islam Malang (Unisma), Dr Badat Muwakhid menyatakan dari kampus berencana memberikan bantuan kepada mahasiswa di semester ganjil ini. Tapi bukan paket data.

"Saat ini kami masih masih berusaha mendalami informasi adanya bantuan pulsa dari Kemendikbud. Maka kami melakukan akan pengusulan ke kementerian," jelas Badat terpisah.

Dalam rilis Kemendikbud pekan lalu, Kemendikbud berhasil mendapatkan dana tambahan untuk memfasilitasi kebutuhan kuota siswa, guru, mahasiswa dan dosen.

Hal ini sebagai jawaban atas kecemasan masyarakat di tengah kesulitan ekonomi akibat terdampak pandemi.

“Ini yang sedang kami akselarasi secepat mungkin agar bisa cair,” jelas Mendikbud, Nadiem Karim.

Upaya yang dilakukan Kemendikbud untuk memberikan bantuan pengadaan pulsa ini menurut Mendikbud berdasarkan masukan masyarakat yang mayoritas terkendala pulsa kuota internet dalam mengakses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Pulsa ini adalah (masalah) nomor satu,” imbuhnya.

Subsidi kuota internet diberikan selama empat bulan mulai September-Desember 2020.

Siswa akan mendapat 35 GB/bulan, guru akan mendapat 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved