Nasional

16 Tahun Kematian Munir, Dalang Pembunuhan Masih Menjadi Misteri, SBY dan Jokowi Bisa Apa?

16 Tahun Kematian Munir, Dalang Pembunuhan Masih Menjadi Misteri, SBY dan Jokowi Bisa Apa?

Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko
Potret Munir yang dipajang di Omah Munir, Kota Batu. 

"Beliau menyerahkan diri dan bersikap sangat kooperatif dengan penyidik."

"Pasal yang dikenakan adalah Pasal 340 tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 55 tentang turut serta dalam tindak pidana," kata Kabareskrim saat itu, Komjen Bambang Hendarso.

Namun, di dalam persidangan pada 13 Desember 2008, Muchdi Pr akhirnya divonis bebas dari segala dakwaan.

Sebenarnya, cahaya harapan agar kasus serta dalang di balik pembunuhan Munir terungkap sempat menyala, yaitu saat Presiden SBY membentuk tim investigasi independen atau tim pencari fakta untuk mengungkap pembunuhan di udara itu.

Namun, hingga kini hasil investigasi itu tidak pernah dibuka ke publik.

Pada 2016 lalu, Komisi Informasi Pusat (KIP) sempat membuat keputusan agar Presiden Joko Widodo dapat mengumumkan hasil penyelidikan yang dilakukan tim pencari fakta.

Namun, Sekretariat Negara justru mengajukan banding atas keputusan KIP ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Banding akhirnya dimenangkan pemerintah di tingkat PTUN pada 16 Februari 2017.

Kontras dan Imparsial pun berupaya mencari titik terang dalam kasus pembunuhan Munir dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Namun, kasasi MA memperkuat putusan PTUN pada 13 Juni 2017.

Ini berarti temuan TPF kembali tertutup dan tidak dapat dipublikasikan kepada publik.

Hingga kini, masyarakat masih berharap agar titik terang pembunuhan kasus ini dapat terungkap.

Seperti kata Presiden SBY pada 2004 silam, pengungkapan kasus Munir akan menjadi ujian bagi sejarah negeri ini.

SBY sendiri hingga akhir periode kedua masa pemerintahannya tak kunjung membuka informasi siapa di balik kasus pembunuhan Munir.

Sikap SBY berbeda jika dibandingkan dengan pernyataannya pada 13 Februari 2012.

Saat itu, di hadapan wartawan Istana Kepresidenan, SBY menyatakan, tak ingin meninggalkan utang pengungkapan kasus pembunuhan Munir kepada pemerintahan selanjutnya.

Setelah tampuk kepemimpinan berpindah ke tangan Presiden Joko Widodo, dalang di balik kasus pembunuhan Munir masih tak kunjung terungkap.

Paling tidak hingga kini, memasuki tahun kedua periode kedua pemerintahan Jokowi.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved