Berita Malang Hari Ini
Kronologi Penipuan yang Catut Nama Disporapar Kota Malang
Tiga orang tak bertanggung jawab menggunakan nama Disporapar Kota Malang untuk menipu pelaku dan pemilik usaha pariwisata.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Tiga orang tak bertanggung jawab menggunakan nama Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk menipu pelaku dan pemilik usaha pariwisata.
Tiga nama oknum yang diduga menipu pelaku usaha pariwisata tersebut adalah Randy, Angga, dan Tina.
Diperkirakan lebih dari 10 pelaku usaha pariwisata telah menjadi korban.
Pengelola UMKM yang menjadi korban penipuan, Aulya mengatakan tiga pelaku datang ke rumahnya pada 17 Agustus 2020.
"Tiga orang itu memakai baju dan tanda pengenal bertulis Pesona Indonesia. Mereka mengaku dari Pesona Indonesia untuk mengajak saya kerja sama kegiatan," ujar Aulya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (13/9/2020).
Dalam kerja sama kegiatan itu, pelaku mengaku akan menggelar proyek pembuatan majalah Pesona Indonesia.
Mereka akan mengundang Putri Indonesia Jawa Timur dan beberapa talent model dalam proyek tersebut.
"Mereka mau meminjam kain batik milik saya untuk digunakan Putri Indonesia Jawa Timur dan beberapa talent model dalam sesi pemotretan."
"Hasil pemotretan tersebut yang akan dimasukkan ke dalam majalah Pesona Indonesia," bebernya.
Namun saat itu Aulya belum menyetujui ajakan kerja sama tersebut
Pelaku kembali datang ke rumah korban pada 25 Agustus 2020.
Kali ini pelaku membawa proposal dan surat pengantar.
Bahkan Randy mengaku dekat dengan petinggi Disporapar Kota Malang.
Akhirnya korban setuju menjalin kerja sama itu, dan mengizinkan pelaku meminjam kain batik yang akan digunakan Putri Indonesia Jatim dan beberapa talent model.
"Pelaku meminjam tiga lembar kain batik, yaitu kain batik ukuran 2,25 x 1,15 meter yang harganya mencapai Rp 300.000 per lembar."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-penipuan-lewat-telepon_20150420_194736.jpg)