Berita Arema Hari Ini

Mitos 'Kutukan' Pemain Bertato Singa di Arema, Terbaru Pedro Bartoli

Sejumlah pemain yang pernah memperkuat Arema memiliki tato kepala singa di tubuhnya.

Editor: Zainuddin
suryamalang.com

SURYAMALANG.COM - Sejumlah pemain yang pernah memperkuat Arema memiliki tato kepala singa di tubuhnya.

Ada mitos bahwa pemain dengan tato kepala atau wajah sang raja hutan tidak akan pernah bertahan lama di Arema.

Mitos lain menyebutkan bahwa pemain dengan tato kepala singa bakal menjadi one season wonder player alias pemain yang hanya tampil gemilang sesaat kemudian menurun.

Ada tujuh pemain yang sudah menjadi korban dari mitos tato singa saat bergabung dengan Arema :

1. Franco Hitta

Mungkin Franco Hitta menjadi pionir kutukan tato singa di Arema.

Pemain asal Argentina tersebut menjadi pemain paling awal yang meredup setelah memiliki tato singa saat membela Arema.

Namanya melejit setelah berhasil mengantarkan Arema juara Piala Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 2005.

Kemudian, dia membuat tato kepala singa di lengan kanannya pada 2006, dan kerap ditunjukkan saat selebrasi.

Pada tahun yang sama, Hitta berhasil mengantar Arema menjuarai Piala Indonesia untuk yang kedua kalinya.

Namun, pemain kelahiran Mendoza tersebut menjadi korban seleksi Miroslav Janu yang baru saja saja diangkat menjadi pelatih pada tahun 2007.

Franco Hitta yang merasa sudah membuktikan diri menolak seleksi pemain yang diadakan pelatih asal Ceko itu.

Akhirnya, Franco Hitta menyeberang ke Persema Malang dan berhasil mengangkat performa Bledek Biru.

Namun, karena kasus indisipliner, pihak Persema Malang memutus kontraknya.

Setelah dilepas Persema Malang, dia sempat berusaha keras kembali ke Arema, tetapi tak menemukan jalan untuk kembali.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved