Breaking News:

Berita Bojonegoro Hari Ini

Bermula Rebutan Memakai Mobil, Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Ke Polisi Dalam Kasus KDRT

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik, dugaan tindak KDRT dipicu adanya aksi rebutan memakai mobil antara pelapor dan terlapor

Kompas.com
ILUSTRASI KDRT. Seorang anggota DPRD Bojonegoro dilaporkan istrinya ke polisi dalam kasus dugaan KDRT 

Penulis : Mochamad Sudarsono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Bermula dari perselisihan urusan memakai mobil di rumah seorang anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dilaporkan polisi oleh istrinya atas dugaan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Anggota dewan yang dilaporkan oleh istrinya sendiri ke polisi disebut sebagai MR.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, memang ada laporan dugaan tindakan KDRT yang dilakukan oleh suami kepada istrinya sendiri, laporannya Senin (21/9/2020), kemarin.

Kasus yang diduga dilakukan anggota dewan saat ini sedang ditangani oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim).

Saat ini, pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui kebenaran fakta dan data, terjadinya tindak KDRT oleh terlapor sebagaimana yang telah dilaporkan oleh korban.

"Benar ada laporan anggota DPRD dilaporkan istrinya berkaitan KDRT, perkara ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujar AKBP M Budi Hendrawan saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi yang telah diperiksa oleh penyidik, dugaan tindak KDRT dipicu adanya aksi rebutan memakai mobil antara pelapor dan terlapor.

Saat itu, sang istri hendak meminjam mobil suaminya untuk dipakai keluar bersama teman-temannya. Namun, suami tidak berkenan meminjamkan.

Lalu sang istri kemudian menyandera handphone sang suami yang saat itu berada di dalam mobil. Terjadilah adu mulut dan aksi saling berebut, antara suami yang menginginkan handphonenya dan istri yang hendak merebut kunci mobil.

Akibatnya, sang istri mengalami luka pada bagian lengan atas aksi saling berebut itu.

"Lukanya karena KDRT atau tidak belum tahu pasti, kita masih nunggu hasil visumnya yang belum keluar. Hasil sementara keterangan saksi begitu, benar atau tidak terjadi KDRT belum diketahui," pungkasnya

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved