Berita Malang Hari Ini
Jaring Prestasi, Tim Stacks Unmer Malang Bersiap Ikuti Kontes Robot Indonesia
Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang diadakan Kemendikbud dilaksanakan dengan daring.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 yang diadakan Kemendikbud dilaksanakan dengan daring.
Tim Stacks dari Prodi Teknik Elektro Universitas Merdeka (Unmer) Malang bersiap mengikuti seleksi di tingkat wilayah/regional.
Tim ini ikut di bidang lomba Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Temanya adalah Tari Enggang dari Kalimantan Timur. KRI terdiri dari lima bidang lomba.
Yaitu KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia), KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) Humanoid, KRSTI (Kontes Robot Seni Tari Indonesia), KRSBI Beroda dan KRTMI (Kontes Robot Tematik Indonesia).
"Sebelum melangkah ke seleksi regional, kami mengajukan proposal dulu pada Desember 2019. Kemudian hasilnya baru diumumkan Agustus 2020," jelas Subairi ST MT, dosen pembimbing Tim Stacks, Senin (28/9/2020).
Kemudian pada 26 September 2020 dilakukan evaluasi tahap dua. Evaluasi ini menyangkup kesiapan tim, robotnya apa sudah bisa melakukan gerakan apa saja dll.
Kemudian pada 29 September 2020, diumumkan hasilnya. Ada 42 tim dari berbagai perguruan tinggi yang akan melenggang di seleksi wilayah.
"Tahun ini ada dua wilayah seleksi. Yaitu barat dan timur. Kami masih belum ada info ikut seleksi wilayah mana," jelas dosen ini.
Dari data di Kemendikbud, seleksi wilayah satu (bagian barat) akan diadakan pada 5-8 Oktober 2020. Sedang seleksi wilayah dua (timur) mukai 9-13 Oktober 2020. Pengumuman pada 15 Oktober 2020.
Sedang seleksi nasional pada 16-22 November 2020. Dikatakan, untuk masuk ke tingkat nasional, minimal sebagai juara harapan satu.
Sedang target Unmer di tingkat regional adalah menampilkan yang terbaik agar bisa ke nasional. Robot tim Unmer yang akan ditampilkan adalah dua robot. Namanya Maharani dan Maharatih.
Robotnya saat ini sudah berpakaian adat Kalimantan.
"Tinggi robot 55 cm. Sedang lebarnya 16 cm," jelas Karitas Darson, Ketua Tim Stacks.
Waktu yang pendek juga menjadi tantangan sendiri bagi tim. Sebab hanya ada waktu satu bulan mengerjakan. Sedang saat KRI offline sebelumnya, ada waktu lebih dari tiga bulan mengerjakan robotnya.
Dikatakan, saat lomba nanti ada tiga gerakan tari yang harus dilakukan robot. Untuk gerakan itu, maka akan disambungkan dengan bluetooth. Dari musik yang disajikan itulah yang membuat robot bergerak menari.