Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Keluhan Biaya Pendidikan Mahal Sering Didengar Lathifah Shohib saat Kampanye Pilkada Malang 2020

Keluhan-keluhan tentang mahalnya biaya pendidikan di Kabupaten Malang menyasar telinga Calon Bupati Pilkada Malang 2020, Lathifah Shohib

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
Malang Bangkit
Potret kegiatan kampanye Calon Bupati Pilkada Malang 2020, Lathifah Shohib. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Keluhan-keluhan tentang mahalnya biaya pendidikan di Kabupaten Malang menyasar telinga Calon Bupati Pilkada Malang 2020 Lathifah Shohib. Keluhan tersebut ia dengar saat menggelar kampanye di sejumlah wilayah.

"Apabila saat ini di Kabupaten Malang pendidikan belum gratis maka ada yang salah dengan strategi kebijakan anggarannya," terang Lathifah melalui Tim Malang Bangkit pada Senin (19/10/2020).

Lathifah menyadari pandemi Covid-19 membuat segalanya tak mudah. Tak terkecuali bagi dunia pendidikan. Kondisi tersebut membuat orang tua atau wali murid berkeluh kesah tentang mahalnya biaya, hanya untuk membeli paket data bagi siswa.

"Paslon Ladub berkomitmen mewujudkan pendidikan gratis. Kami yakin karena kami telah melakukan analisa terhadap struktur dan porsi APBD, sehingga perlu political will untuk mewujudkan hal itu," jelas cucu pendiri NU ini.

Saat menjadi anggota DPR RI, Lathifah bercerita pernah membuat langkah nyata di sektor pendidikan

Terobosan itu berupa Program Indonesia Pintar (PIP) yang sudah menyasar ratusan ribu siswa di Malang.

Jika terpilih jadi Bupati Malang, Lathifah juga berkomitmen akan memperbaiki fasilitas pendidikan di Kabupaten Malang. 

Pemberian gaji yang layak bagi GTT/PTT juga didengungkan politisi PKB ini.

"Fasilitas pendidikan yang menunjang proses perlu juga untuk dibenahi. Pendidikan ini sangat penting karena berkaitan dengan masa depan anak cucu kita yang kelak akan membangun Kabupaten Malang," tutup Lathifah. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved