Breaking News:

Curhat Ibu Rangga di Postingan Terakhir Sebelum Anaknya Tewas Ditangan Pemerkosanya: Kumpul Bertiga

Berikut postingan trakhir ibu Rangga sebelum bocah SD tersebut tewas ditangan pemerkosanya, tulis harapannya sebelum kejadian tragis yang menimpanya.

Facebook korban DN
Postingan trakhir ibu Rangga sebelum bocah SD tersebut tewas ditangan pemerkosanya. 

Mungkin menurut dokter, sebut Kapolsek, korban D hari ini (Senin) atau berapa hari ke depan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit tersebut.

Baca juga: Nasib Tragis Calon Pengantin Ini Viral, Tewas Usai Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan Ilegal

Baca juga: Alasan Ibu Muda Nekat Bunuh Bayi Berumur 3 Bulan, Ungkap Terlilit Ekonomi dan Alami Tekanan Keluarga

Korban kembali dirawat sejak Jumat (16/10/2020), karena luka bekas bacokan parang pelaku di tangan kanannya belum sembuh total.

Pada peristiwa mengerikan itu, sang anak Rangga tewas di rumah gubuk mereka, di Kecamatan Birem Bayeun, pada Sabtu (10/10/2020) dini hari.

Sementara korban D berhasil lolos dan selamat dari cengkraman pelaku Samsul Bahri (41) pada pagi harinyanya.

Sejak hari itu, D sempat dirawat sebentar di Puskesmas Birem Bayeun, pada siang harinya dirujuk ke RSUD Langsa untuk menjalani perawatan intensif.

Setelah kondisi korban D agak membaik, Selasa (12/10/2020) korban D dibawa pulang ke rumah abang iparnya (abang kandung suaminya sekarang), di Kecamatan Birem Bayeun.

"D sudah dibawa lagi ke RS Cut Meutia Langsa didampingi suaminya (AY) dan pihak PPA, karena luka di tangannya DN kambuh lagi, ditakutkan tetanus makanya harus dirawat di RS," ujarnya.

Saat ditemui Sabtu sore itu, Marzuki bersama keluarga dan warga lainnya, sedang sibuk mempersiapkan doa dan sekaligus kenduri malam ke-7.

Acara itu diselenggarakan untuk anak korban D dari mantan suami pertamanya, Fadli Fajar, almarhum Rangga Aqhsaal Mustaqhiim (10), di rumah abang ipar korban D, di Kecamatan Birem Bayeun tersebut.

Sedangkan rumah korban selama dua bulan terakhir tinggal, di mana lokasi kejadian kasus Tindak pindana pembunuhan dan rudapaksa itu, hingga kini masih kosong Belum ditempati dan masih dipolice line pihak Kepolisian.

Halaman
1234
Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved