Berita Surabaya Hari Ini

Mama Muda di Surabaya Pakai Aplikasi Editing Palsukan Bukti Transfer, Bobol Perusahaan Ratusan Juta

Mama muda ini mengedit sedemikian rupa tagihan listrik dan air milik perusahaan dengan nominal yang lebih besar dari jumlah tagihan sebenarnya

Editor: Dyan Rekohadi
Google
Ilustrasi 

Penulis : Firman Rachmanudin , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Putri Andalya Ristanti (30) warga Tenggumung Baru Selatan IV, Surabaya terpaksa berpisah dari dua anaknya sementara waktu karena ulahnya sendiri.

Karyawati PT ABS Moderen itu dilaporkan atasannya sendiri karena terbukti menggelapkan uang perusahaan senilai 101 juta rupiah.

Saat ditangkap, Putri tak mengelak lantaran polisi membawa bukti yang diberikan oleh pelapor atas perbuatannya.

Dalam aksinya, Putri hanya bermodalkan laptop, scaner, printer dan aplikasi editing.

Ia mengedit sedemikian rupa tagihan listrik dan air milik perusahaan dengan nominal yang lebih besar dari jumlah tagihan sebenarnya.

"Aksi itu dilakukan sejak berbulan-bulan hingga perusahaan mengalami kerugian ratusan juta," beber Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Zainul Abidin, Selasa (20/10/2020).

Aksi Putri kepergok setelah perusahaan melakukan audit terhadap keuangannya.

"Ada tagihan listrik dan air membengkak tidak sewajarnya. Dari situ kemudian mengarah pada tersangka yang memang bertugas melakukan pembayaran tagihan listrik dan air milik perusahaan," tambahnya.

Sementara itu, mama muda tersebut mengaku jika awalnya iseng melakukan aksinya.

"Awalnya iseng dan tahu-tahu gak ada yang curiga. Jadi ya saya lakukan terus," aku tersangka.

Tak hanya itu, uang hasil penggelapan tersebut juga digunakan Putri untuk kebutuhan pribadi.

"Ya buat beli handpone, buat pakaian sama kebutuhan sehari-hari," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved