Breaking News:

Daftar Peserta Pilkada Serentak yang Terancam Sanksi Akibat Belum Setor Bukti PAW, Termasuk Malang

8 peserta Pilkada Serentak 2020 di Jatim belum mengajukan PAW dari anggota legislatif.

Tribun Batam
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Delapan peserta Pilkada Serentak 2020 di Jatim belum mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari anggota legislatif.

Bila tak segera dilengkapi,  para peserta Pilkada Serentak tersebut terancam kena sanksi.

"Hingga 22 Oktober 2020, dari 15 legislator, masih tujuh orang yang sudah melaksanakan PAW. Sisanya belum,” ujar Choirul Anam, Ketua KPU Jatim kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (24/10/2020).

Total ada 10 daerah yang calon kepala daerah-nya sebelumnya merupakan Anggota DPRD.

Masing-masing, tiga orang merupakan anggota DPRD Jatim, dan 12 orang dari DPRD kabupaten/kota.

Anam merinci tujuh orang yang sudah melaksanakan proses PAW yakni Armuji (PDI Perjuangan/Pilwali Surabaya/DPRD Jatim), Khozanah Hidayati (PKB/Pilbup Tuban/DPRD Jatim) dan Aditya Halindra Faridzky (Golkar/Pilbup Tuban/DPRD Jatim).

Kemudian, Syah Muhamad Natanegara (PKB/Pilbup Trenggalek/DPRD Trenggalek), Zaenal Fanani (PKB/Pilbup Trenggalek/DPRD Trenggalek), Sugirah (PDI Perjuangan/Pilbup Banyuwangi/DPRD Banyuwangi), serta Subandi (PKB/Pilbup Sidoarjo/DPRD Sidoarjo).

Sedangkan, delapan calon kepala daerah yang belum mengajukan proses PAW yaitu Indrata Nur Bayuaji (Demokrat/Pilbup Pacitan), Gagarin (Golkar/Pilbup Pacitan), Didik Gatot Subroto (PDI Perjuangan/Pilbup Malang) dan Dwi Riyanto Jatmiko (PDI Perjuangan/Pilbup Ngawi).

Berikutnya, Fandi Akhmad Yani (PKB/Pilbup Gresik), Asluchul Alif (Gerindra/Pilbup Gresik), Yasin Hermanto (PKB/Pilwali Blitar) serta Hasjim Asjari (NasDem/Pilwali Pasuruan).

Menurut Choirul Anam, batas akhir proses PAW adalah 9 November 2020.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved