Berita Malang Hari Ini

Melihat Pandangan Kota Malang ke Depan Pasca Pandemi Covid-19

Pemerintah kini juga disibukkan dengan penanganan Covid-19, tetapi di sisi lain juga diharuskan untuk memulihkan kembali pertumbuhan ekonomi.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wali Kota Malang, Sutiaji saat mengikuti talk show bertajuk "Menyambut Hari Kota Dunia: Kota Pasca Corona" pada Selasa (27/10/2020). 

Sebelum melangkah ke manajemen pengelolaan perkotaan yang tangguh, Sutiaji menyampaikan terlebih dulu pentingnya mengajak masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan.

Hal tersebut penting untuk dilakukan, karena membangun sebuah karakter dari masyarakat.

Ketika disiplin tersebut sudah menjadi sebuah karakter, Sutiaji optimis, ketangguhan dari masing-masing warga akan terbangun.

Masyarakat jadi lebih tangguh terhadap bencana alam baik non alam. Maupun menghadapi permasalahan yang sedang dihadapi bersama seperti pandemi Covid-19.

"Maka dari itu, pendidikan karakter sejak dini itu perlu dilakukan. Makannya kami fokus untuk membangun pendidikan karakter. Karena kalau sudah terbentuk. Masyarakat akan lebih disiplin dalam menjaga dirinya sendiri," ungkapnya.

Selanjutnya, prioritas ke depan yang kini sedang dilakukan ialah membangkitkan kembali gairah ekonomi di Kota Malang.

Salah satunya melalui digitalisasi pasar rakyat, maupun pendampingan yang berkelanjutan kepada para UMKM di Kota Malang.

Sutiaji pun menuangkannya ke dalam program Malpro (Malang Beli Produk Lokal). Program tersebut mendorong penguatan pelaku ekonomi lokal agar bisa bertahan di masa pandemi.

Selain itu, pihaknya juga mendorong penguatan kapasitas manajemen agar UMKM di Kota Malang bisa naik kelas dalam memasarkan produknya.

Salah satunya melalui, beragam kegiatan yang menghadirkan lembaga ataupun narasumber yang berkompeten. Yang nantinya mengarah kepada kebijakan pengembangan Kota Malang sebagai role model Ekonomi Kreatif.

"Karena kota Malang ini sudah masuk 4.0 itu yang harus jadi perhatian bersama. Termasuk program smart city. Kalau smart kan cerdas. Ketika itu dilakukan masyarakat tidak buta dengan sebuah kebijakan. Itu yang perlu dikuatkan untuk menata ekonomi kita," ucapnya.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini kata Sutiaji harus dilakukan secara bersama-sama. Oleh karenanya, program pentahelix yang melibatkan masyarakat, komunitas, maupun instansi lainnya perlu dikuatkan dan disinergikan bersama.

"Karena pembangunan kita ke depan mengarah ke kota sehat. pembangunan kita harus imbang dan balance. Terutama terkait kebutuhan yang berkaitan penguatan ekonomi, maupun meningkatkan imunitas masyarakat di saat pandemi Covid-19 ini. Jadi perlu kolaborasi antar bersama," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved