Suami Hajar Istri Sampai Tewas di Pinggir Jalan, Dilihat Puluhan Orang Tak Ada yang Berani Mencegah

Suami hajar istri sampai tewas di pinggir jalan, dilihat puluhan orang tapi tak ada yang berani mencegah

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase Twitter @manyapan
Suami menghajar istri sampai tewas di pinggir jalan orang-orang cuma melihat 

Pada keesokan harinya, Minggu (1/11/2020), video yang disebarluaskan di Sina Weibo tersebut menjadi viral.

Beberapa sumber tidak resmi mengatakan pria penyerang itu dalam kondisi mabuk.

Pihak kepolisian setempat memberikan keterangan bahwa pria yang telah membunuh istrinya itu sudah ditahan.

  • Kasus Serupa di Indonesia 

Di Indonesia, kasus serupa juga pernah terjadi di Lampung. 

Seorang suami tega menghajar istrinya hingga babak belur di tengah suasana duka.

Peristiwa ini pun membuat para tetangga kaget, lantaran korban baru saja kehilangan ayahnya, sedangkan ibunya yang sudah tua sakit-sakitan. 

Warga mendengar teriakan ibu korbanyang hanya bisa terbaring di kamarnya.

"Ibu korban itu ada di rumah. Tapi sedang sakit dan tidak bisa apa-apa. Hanya saja, waktu itu terdengar meminta tolong (karena adanya ribut-ribut pelaku dan korban)," kata salah seorang warga, Rabu. 

Baca juga: Kisah Cewek Cantik Dikurung dan Dianiaya Pacar di Apartemen Berlanjut, Si Cowok Ditangkap Polisi

Ilustrasi - Penganiayaan dalam artikel fakta cewek seles di Surabaya dihajar sang pacar gara-gara terbakar api cemburu.
Ilustrasi - Penganiayaan (Kolase shutterstock via Tribunnews.com)

Warga mengatakan, suami, SRM 44 tahun dan Suparmi 49 tahun jarang terdengar cekcok mulut apalagi sampai ribut besar.

Keduanya menurut warga terasa adem-adem saja dalam berumah tangga.

Tetangga mengaku kaget saat kejadian, mendengar teriakan Suparmi meminta tolong.

Namun begitu, tetangga tidak berani masuk karena ada pelaku SRM di dalam rumah.

Setelah pelaku keluar rumah, barulah tetangga berani masuk dan menolong Suparmi.

"Posisi korban waktu itu sudah tertidur di lantai dapurnya. Setelah itu digotong ke kamar, terus diberi pertolongan pertama oleh warga," kata salah seorang tetangga korban yang enggan disebut namanya, Rabu.

Tak hanya itu, korban yang sudah dalam kondisi luka lecet dan lebam di badan dan wajah, kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diberi pelayanan medis.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved