Nasib Tragis Pasien Covid-19 di Korut, Rakyat Kim Jong Un Dibiarkan Mati Kelaparan Saat Karantina
Beredar isu jika rakyat Kim Jong Ung akan dibiarkan mati kelaparan selama di tempat karantina Covid-19.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Inilah nasib tragis pasien Covid-19 di Korea Utara yang menjadi sorotan warga dunia.
Beredar isu jika rakyat Kim Jong Un akan dibiarkan mati kelaparan selama di tempat karantina Covid-19.
Rumor mengatakan jika kebijakan keji ini datang langsung dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
Mencuat isu pasien Covid 19 atau Virus corona di Korea Utara dibiarkan mati kelaparan di tempat karantina.
Kata seorang aktivis, membongkar kebijakan keji dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Baca juga: Viral WNI Nekat ke Korea Utara Ingin Buktikan Kejamnya Hidup di Negara Kim Jong Un, Jauh Dari Dugaan
Lebih lanjut laporan yang menunjukkan orang dengan gejala virus 'ditampung di rumah mereka tanpa makanan'
dan bahwa pihak berwenang telah membakar banyak mayat korban Covid 19.
Tim Peters, seorang aktivis yang menjalankan badan amal Helping Hands Korea yang berbasis di Seoul, Korea Selatan,
mengatakan sumber di Korea Utara mengklaim 'kamp karantina' Virus Corona telah didirikan.
Berita terkini bersumber dari Dailymail.co.uk yang didapat menyebutkan,
'kamp karantina' dibangun di kota-kota dekat perbatasan Korea Utara-China.
Tapi mereka yang ditahan di kamp sering dibiarkan tanpa perawatan medis dan kelaparan meluas,
kata Tim Peters yang juga relawan kemanusiaan ini.
Dia mengatakan kepada The South China Morning Post: