Breaking News:

Advertorial

DPRD Kabupaten Malang Sarankan APBD 2021 Fokus untuk Mitigasi Bencana

DPRD Kabupaten Malang menggelar rapat paripurna membahas rancangan peraturan daerah tentang APBD 2021 yang menitikberatkan pada mitigasi bencana

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
DPRD Kabupaten Malang menggelar rapat paripurna membahas rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan daerah (APBD) tahun anggaran 2021, Senin (6/11/202). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - DPRD Kabupaten Malang menggelar rapat paripurna membahas rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan daerah (APBD) tahun 2021 pada Senin (6/11/2020). Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Malang menaruh perhatian kepada mitigasi bencana, termasuk penanganan pandemi Covid-19.

"Penanganan dampak sosial, terkait pandemi Covid-19 masih menjadi fokus kita yang ada di APBD tahun 2021," ujar Sodikul usai mengukit rapat paripurna bersama wakil rakyat lainnya.

Menurut Sodikul, pemahaman dan kesiapan mitigasi bencana mutlak harus dimiliki Pemerintah Kabupaten Malang.

"Pasalnya wilayah Kabupaten Malang ini sangat rentan bencana. Salah satunya bersinggungan dengan laut. Juga dikelilingi banyak gunung berapi," ujar wakil rakyat dari fraksi Partai Nasdem itu.

Kata Sodikul, peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang sungguh vital dalam mitigasi bencana.

Alhasil, Sodikul ingin ada sinergi yang baik antara kebijakan APBD 2021 dengan praktik mitigasi bencana.

"BPBD harus ada di depan. Mitigasi bencana adalah paling penting," terang pria yang menggantikan Didik Gatot Subroto itu.

Pola komunikasi yang baik antar segala lini terkait menurut Sodikul harus dibangun secara linear dan terintegrasi.

"Kami telah berkoordinasi dengan instansi vertikal lainnya seperti TNI, Polri, dan BPBD terkait mitigasi bencana," tutur Sodikul.

Sementara itu, selain fokus mitigasi bencana Pemkab Malang juga akan mewujudkan 5 prioritas pembangunan di wilayahnya.

Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam menerangkan, peningkatan sumber daya manusia lewat pelayanan, pendidikan, kesehatan yang bermutu dan penanganan kesejahteraan sosial, jadi pekerjaan rumah yang harus diwujudkan.

"Caranya melalui peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pertanian, pariwisata, industri kreatif dan sektor lain yang berdaya saing," beber Ghulam.

Guna mewujudkan prioritas tersebut, Ghulam mengakunakan merealisasikannya dengan menggunakan beberapa metode, seperti halnya pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, top bottom dan bottom up.

"Juga melalui Musrenbang mulai dari desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional," tutup Ghulam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved