Breaking News:

Nasional

Rizieq Shihab Diimbau untuk Karantina, Tapi Malah Menerima Tamu dari Elite Parpol, Ada Amien Rais

Rizieq Shihab Diimbau untuk Karantina, Tapi Malah Menerima Tamu dari Elite Parpol, Ada Amien Rais

Editor: eko darmoko
Kompas.com
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Foto arsip. 

Soal kemungkinan bergabungnya Rizieq dalam partai politik, Syaikhu berharap Rizieq tidak ikut masuk partai. Syaikhu ingin Rizieq tetap dengan statusnya sebagai ulama.

"Ya Habib Rizieq kan sudah menjadi tokoh umat. Jadi kalau beliau berkiprah langsung di partai, ya terlalu kecil ya," ujar Syaikhu.

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab (Tribunnews)

Karantina

Habib Rizieq Shihab, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), dalam waktu dekat akan pulang ke Indonesia.

Tentunya kepulangan Rizieq Shihab masih dalam suasana dunia diselimuti pandemi virus corona atau Covid-19.

Terkait kepulangannya, Rizieq Shihab diharuskan menjalani karantina selama 14 hari begitu tiba di Tanah Air.

Hal ini disampaikan Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Muhammad Budi Hidayat.

Menurut Budi, prosedur itu sama dengan para WNA atau WNI lain yang baru tiba dari luar negeri.

"Iya harus melakukan karantina (14 hari)," ujar Budi ketika dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Budi lantas menjelaskan prosedur yang harus dijalani mereka yang tiba di Indonesia selama masa pandemi.

Pertama, WNI ataupun WNA (yang diperbolehkan) yang datang dari luar negeri diwajibkan telah melakukan test PCR dengan hasil negatif dan berlaku maksimal selama tujuh hari.

Apabila tidak mengantongi bukti tes PCR, mereka yang datang dari luar negeri akan menjalani pemeriksaan swab di fasilitas karantina sampai hasilnya keluar selama kurang lebih tiga hari.

"Jika hasilnya negatif bisa melanjutkan perjalanan dan menjalani karantina mandiri di rumah atau tempat tinggalnya selama 14 hari," tutur Budi.

Sementara itu, jika WNI dan WNA sudah membawa hasil PCR negatif dari luar negeri dan dinyatakan valid oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), lalu pada pemeriksaan dinyatakan tidak sakit dan tidak ada faktor risiko kesehatan, dapat melanjutkan perjalanan. Kemudian, dapat menjalani karantina mandiri di rumah atau tempat tinggal selama 14 hari dan menerapkan protokol kesehatan.

Kursi tunggu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta rusak saat massa yang menyambut kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia, Selasa (10/11/2020), berdiri di atas kursi-kursi itu.
Kursi tunggu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta rusak saat massa yang menyambut kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia, Selasa (10/11/2020), berdiri di atas kursi-kursi itu. (KOMPAS.com/Tria Sutrisna)

Pulang saat Hari Pahlawan

Habib Rizieq Shihab, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), akan pulang ke Indonesia pada 9 November 2020 waktu Arab Saudi.

Rencana kepulangan ini diumumkan langsung oleh Habib Rizieq Shihab.

Rencananya, Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia pada 10 November 2020 atau bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rizieq Shihab melalui akun YouTube Front TV, Rabu (4/11/2020).

Informasi ini sebelumnya sudah dikonfirmasi oleh Juru Bicara FPI Munarman dan rilis pers FPI.

"Insya Allah saya dan keluarga hari Senin tanggal 9 November 2020 pukul 19.30 waktu Saudi akan terbang dari Bandara Kota Jeddah dengan pesawat Saudia Airlines, nomor penerbangan SV816. Terbang dari Kota Jeddah menuju Jakarta langsung," ujar Rizieq yang didampingi para pengurus FPI.

Rizieq dan keluarga akan tiba di Tanah Air pada Selasa, 10 November 2020, tepatnya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 09.00 WIB.

"Insya Allah akan mendarat tiba di Bandara Cengkareng (Soekarno-Hatta) hari Selasa 10 November 2020 pukul 9 pagi di Terminal 3 Bandara Cengkareng," kata dia.

Ia mengatakan, kepulangan tersebut akhirnya bisa terlaksana setelah dirinya mendapatkan perpanjangan visa.

Rizieq Shihab mengaku langsung menetapkan jadwal perjalanan pulang dan membeli tiket kepulangan untuk dirinya dan keluarga.

Saat ini, dia juga sudah memegang paspornya kembali.

"Paspor juga sudah di tangan. Bahkan bukan hanya sekadar paspor, kami punya tiket, saya dan keluarga juga sudah ada, untuk terbang, untuk pulang," kata Rizieq Shihab.

Rencananya, setelah tiba, ia dan sekeluarga akan langsung datang ke kediamannya di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat.

Ia akan beristirahat, setidaknya hingga tanggal 11-12 November 2020.

"Jadi kalau ada kawan-kawan, habaib, dan kiai yang ingin bertemu, maka akan tahu saya ada di mana," kata dia.

Diberitakan, Rizieq pergi ke Saudi pada 2017.

Saat itu, polisi menyelidiki kasusnya atas tuduhan pesan pornografi.

Polisi saat ini telah menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus itu.

Terakhir, Rizieq menyatakan dirinya dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi atas permintaan Pemerintah Indonesia sehingga tak bisa kembali.

Namun, Pemerintah Indonesia membantah hal tersebut.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved